Liburan di Bali? Ini Daftar Event Pariwisata Sepanjang 2026

15 Januari 2026 12:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Liburan di Bali? Ini Daftar Event Pariwisata Sepanjang 2026
Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Kegiatan 2026 untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah itu.
kumparanTRAVEL
Ilustrasi Gadis Bali. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gadis Bali. Foto: Shutterstock
Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Kegiatan 2026 untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah itu.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumaraja, mengatakan sepanjang tahun ini tercatat ada 56 kegiatan. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 54 kegiatan.
β€œKegiatan daerah yang termuat dalam Bali CoE tahun ini total berjumlah 56 yang terdiri dari 40 kegiatan budaya, tujuh kegiatan olahraga, dua kegiatan MICE, satu kegiatan fesyen, empat festival musik dan dua festival kuliner,” kata Wayan, seperti dikutip dari Antara.
Ilustrasi tari pendet di Bali. Foto: Shutter Stock
Wayan mengatakan program dalam Kalender Kegiatan 2026 ini akan memperkuat arah pembangunan pariwisata Bali yang terencana, terukur dan berkelanjutan.
β€œSetiap kegiatan pariwisata tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam satu arah pembangunan pariwisata Bali yang berkelanjutan,” ucapnya.
Wisatawan berkeliling area taman saat berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Rabu (24/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Penyusunan Kalender Kegiatan 2026 sendiri melalui proses koordinasi dan kolaborasi antara Pemprov Bali, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah terkait, komunitas, serta pelaku industri pariwisata.
Setiap festival atau ajang dibuat untuk mencerminkan potensi, karakter dan keunikan masing-masing wilayah, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata dan merata bagi masyarakat.

Deretan Event Pariwisata di Bali Sepanjang 2026

Tahun ini, Dispar Provinsi Bali ingin agar kegiatan untuk mendongkrak pariwisata yang dimaksud tidak semata-mata berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi lebih pada kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, serta keberlanjutan lingkungan.
Oleh karena itu, setiap kegiatan didorong untuk menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan, ramah lingkungan, inklusif, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya Bali.
Wisatawan berkeliling area taman saat berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Rabu (24/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
β€œKami menaruh harapan besar pada sinergi program kegiatan di tahun 2026 ini dapat menjadi sarana pemerataan kunjungan wisatawan, baik dari sisi waktu maupun wilayah, dengan penyebaran kegiatan yang merata sepanjang tahun dan di seluruh kabupaten/kota diharapkan tidak terjadi penumpukan kunjungan pada periode atau lokasi tertentu saja,β€œ ujar Wayan.
Untuk mengoptimalkan kalender kegiatan yang disusun, Dispar Bali mengaku tak bisa bekerja sendirian, mereka akan berkolaborasi di daerah maupun di nasional, termasuk dengan pelaku usaha, desa adat, komunitas kreatif, akademisi, serta media dalam penyebarluasan kegiatan.
Adapun 56 kegiatan selama 2026 itu adalah:
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Trending Now