Menikmati Ocean Park Hong Kong: Giant Panda hingga Cable Car Membelah Gunung
30 September 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
Menikmati Ocean Park Hong Kong: Giant Panda hingga Cable Car Membelah Gunung
Menikmati Ocean Park Hong Kong, Giant Panda hingga Cable Car Membelah Gunung.kumparanTRAVEL

Pagi itu, matahari di Hong Kong seperti ada dua. Belum pukul 12.00 waktu setempat, tapi sinarnya sudah menyengat bak 'menerkam' tubuh.
Sampai di pintu gerbang, terlihat para wisatawan tampak memakai topi berbagai jenis. Topi standar, topi pelukis, hingga topi hawaii.
Sesekali mereka mengelap keringat, tapi tak membuat semangat bermain di Ocean Park Hong Kong lenyap.
Para jurnalis Indonesia, Malaysia, Singapura, datang ke Hong Kong melalui undangan Hong Kong Tourism Board. Tujuannya untuk mengenalkan bahwa destinasi ini ramah Muslim.
Benar saja. Tempat pertama yang kami kunjungi saat tiba di Ocean Park bukanlah wahana permainan. Namun, ruang salat yang nyaman di dekat pintu gerbang.
Ruang itu dingin. Ada petunjuk arah kiblat, sajadah yang rapi, dan Alquran.
Jadi, buat kamu yang mau memulai petualangan seru di Ocean Park tak perlu khawatir untuk terlewat ibadah!
Menyusuri Ocean Park yang Luas
"Luas Ocean Park Hong Kong ini lebih dari 226 hektare. Jadi, kalau kita mau keliling semua permainan dan atraksi kayaknya enggak akan cukup 3 hari," kata Carolus, pemandu kami yang mahir berbahasa Indonesia, ketika berbincang dengan kumparan beberapa waktu lalu.
Kami memulai perjalanan dengan mengunjungi para panda menggemaskan. Di sana ada sepasang panda raksasa bernama Ying Ying dan Le Le. Pasangan ini punya dua anak kembar, Jia Jia dan De De.
Menariknya, arena Giant Panda Adventure di Ocean Park ini bak 'surga'. Sebab, setelah kita berpanas-panasan, area ini begitu sejuk.
Ditambah lagi, kita bisa melihat langsung para panda itu beraksi di lingkungan ternyamannya. Jia Jia dan De De tampak lebih aktif. Mereka memanjati satu pohon demi pohon.
Sementara orang tuanya asyik memakan daun bambu dengan lahap. Namun, tak lama kita menikmati aksi para panda ini, tiba-tiba salah satu di antara mereka ada yang jatuh dari pohon.
"Huaaaa," teriak para pengunjung.
Kata petugas di sana, itu hal biasa. Lagi pula, arena Panda Adventure memang sudah diset seaman mungkin untuk para panda ini beraksi.
"Kalau ada apa-apa pasti semua petugas sigap," ujar Ying Ying, salah satu pengunjung.
Setelah 20 menit puas memandangi aksi para panda menggemaskan, kami bergerak ke arena penguin. Jaraknya cukup jauh. Kami berjalan sekitar 15 menit dari arena panda, melewati atraksi-atraksi Ocean Park yang mirip ontang-anting hingga histeria di Dunia Fantasi (Dufan).
Sampailah kami di arena penguin. Suhunya dingin sekali.
"Brrr," kata Alfian, salah satu jurnalis asal Surabaya.
Memang dinginnya tak biasa. Tentu saja karena penguin berasal dari daerah kutub, sehingga tempat tinggalnya pun harus menyesuaikan.
Namun, yang menarik lainnya, bau amis juga sangat terasa di arena ini. Sebab, makanan penguin-penguin lucu ini adalah ikan segar.
Berjalan 10 menit rasanya oksigen menipis. Sebab, biasanya kami hidup di iklim tropis. 20 menit berlalu kami berbincang dengan salah satu petugas di area penguin, Xie.
"Mereka perawatannya memang harus ekstra hati-hati. Kulitnya juga cukup sensitif," ujarnya.
Kata Xie, pengunjung biasanya menanti momen para penguin itu diberi makan ikan segar. Ia pun kemudian menunjukkan momen itu. Kami hanya dibatasi kaca sekitar 2 meter dan kolam air dingin.
Ketika Xie mengeluarkan ember berisi ikan-ikan, para penguin itu langsung mengerubungi. Mereka yang ketinggalan, berusaha lari, takut tak kebagian makanan.
Larinya pun ya seperti penguin. "Kucruk, kucruk, kucruk."
Bisa dibayangkan, kan?
Naik Kereta Gantung
Satu momen menarik lainnya yang kami cicipi di Ocean Park adalah naik cable car atau akrab biasa kita sebut kereta gantung. Rutenya menarik, membelah bukti dan laut.
Dari tempat atraksi penguin, perjalanannya cukup melelahkan. Menanjak, kira-kira 25 menit.
Setelah lelah berjalan, kami tiba di tempat antrean kereta gantung. Satu unit bisa ditempati 3-5 orang, tergantung bobot tubuh masing-masing.
Unitnya cukup nyaman. Ada bagian kaca yang terbuka, sehingga bisa mengabadikan momen dengan angin yang tetap semilir.
Kami berpindah dari satu ketinggian ke ketinggian lain di dekat pintu utama. Sepanjang perjalanan 25 menit, pemandangan indah tersaji.
Hong Kong dengan lanskap gedung-gedung tinggi dibalut bukit-bukit hijau dan laut yang terhampar.
Voila.. Sempat deg-degan, karena kereta gantung berhenti 2-3 kali di ketinggian. Entah untuk apa, tapi kami tetap aman sampai tujuan.
Jadi, wahana ini enggak boleh ketinggalan kamu coba kalau ke Ocean Park Hong Kong, ya!
Harga Tiket
Buat yang tertarik untuk berkunjung ke Ocean Park, kamu harus merogoh kocek sebesar 498 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 1,2 juta untuk orang dewasa, dan 240 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 500 ribu untuk anak-anak.
Selain itu, tersedia juga tiket annual pass, di antaranya Premium Pass (untuk satu tahun) dengan harga 2.300 dolar Hong Kong atau sekitar Rp 4,2 juta untuk orang dewasa, dan 1.300 dolar Hong Kong atau setara dengan Rp 3 juta untuk anak-anak dan pelajar.
