Pengalaman Meditasi Penenang Jiwa bersama Plataran Borobudur

20 November 2025 18:03 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengalaman Meditasi Penenang Jiwa bersama Plataran Borobudur
Pengalaman Meditasi Penenang Jiwa bersama Plataran Borobudur.
kumparanTRAVEL
Meditasi di Candi Borobudur bersama Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Meditasi di Candi Borobudur bersama Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Pagi di Candi Borobudur selalu terasa damai, dan itulah yang kumparan rasakan saat memulai Pilgrim Ritual pukul 07.00 WIB. Tak perlu rumit dan resah mengatur jadwal ini-itu. Saat kumparan memilih menginap di Plataran Borobudur, paket Pilgrim Borobudur telah disediakan dengan teliti dan jeli.
Plataran menyediakan layanan lengkap, mulai dari transportasi menuju Candi Borobudur, pemandu, hingga perlengkapan ritual. Tamu tinggal datang dengan pikiran tenang. Semua detail sudah diatur, jadi perjalanan ini sejak awal sudah terasa mulus.
Sebelum berangkat, sekitar pukul 05.00 WIB, kumparan diajak menikmati sunrise di Tiga Dari Rooftop, salah satu spot terbaik milik Plataran untuk melihat matahari terbit dengan latar Candi Borobudur dan kabut pagi yang turun perlahan.
Sarapan di Rooftop Tiga Dari Plataran Borobudur sembari mendengarkan storytelling tentang Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Tak cuma sarapan, sebelum merasakan Borobudur sepenuhnya, Plataran memberikan fasilitas yang istimewa; Storytelling time. Penutur cerita, Markoni, yang juga merupakan ahli budaya Magelang ini dihadirkan langsung saat momen kudapan pertama di hari itu disajikan.
Rasa 'fulfilling' yang diberikan seperti penanda hari baik akan datang, bahkan sampai matahari itu kembali turun saat petang. Seperti 'pemanasan' sebelum perjalanan spiritual ini dimulai.
kumparan pun dijemput dan diantar dengan transportasi Hiace yang nyaman. Sesampainya di Candi Borobudur sempat tertegun sejenak, tempat wisata ini rupanya telah berganti rupa lewat renovasi tiga tahun silam.
Sebelum memasuki area candi, kumparan diberi kain jarik untuk dikenakan melingkar di pinggul sebagai bentuk penghormatan terhadap situs suci. Alas kaki juga diganti dengan sandal khusus dari pihak Borobudur.
Sarapan di Rooftop Tiga Dari Plataran Borobudur sembari mendengarkan storytelling tentang Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Dari jalur masuk, panorama area yang telah direnovasi terasa lebih hijau: pohon-pohon besar, rumput yang rapi, dan bunga lilies yang tumbuh di sepanjang jalan menuju candi menghadirkan suasana yang menenangkan sebelum ritual dimulai.
Meditasi di Candi Borobudur pada pagi hari memberikan pengalaman yang sulit ditemukan pada jam lain. Udara masih sejuk, cahaya matahari lembut, dan suasananya jauh lebih privat. Keuntungannya bukan hanya tenang, tetapi juga memungkinkan peserta benar-benar menikmati setiap langkah menuju puncak, tanpa terganggu keramaian wisata.
Perjalanan membawa kami ke area Arupadhatu, sebuah zona tertinggi Borobudur yang dipenuhi stupa-stupa besar. Jika kamu ke sini sendiri, mungkin tak bisa menikmati keheningannya sampai puncak itu. Plataran Borobudur bekerja sama dengan Candi Borobudur telah mengaturnya sedemikian detail. Dan di sinilah sesi meditasi dilakukan.
Meditasi di Candi Borobudur bersama Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Walaupun Borobudur merupakan situs Buddha, pemandu membuka ruang bagi siapa pun untuk berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Tidak ada batasan, maupun tekanan. Rasanya yang inklusif membuat setiap orang bisa fokus pada dirinya sendiri dengan cara yang paling nyaman.
Selama sekitar satu jam, keheningan di puncak Borobudur menciptakan ruang refleksi yang jarang bisa ditemui di kehidupan sehari-hari. Duduk di antara relief dan stupa kuno, pikiran perlahan melambat. Bukan hanya meditasi, tapi kesempatan untuk benar-benar berhenti sejenak dari riuhnya rutinitas.

Meditasi di Joglo Putri Dewi

Meditasi di Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Tak hanya Candi Borobudur, Plataran Borobudur juga menyediakan Joglo Putri Dewi yang menghadap panorama menenangkan untuk meditasi. Di satu sisi Gunung Menoreh yang membentang lembut, di sisi lain siluet Candi Borobudur yang megah.
Hanya suara alam yang bersuara, desir angin, kicau burung, dan hembusan napas sendiri saat kumparan memulai sesi meditasi di hari berikutnya. Dalam keheningan pagi, rasanya seperti waktu berhenti sejenak dan semua beban Jakarta lenyap, digantikan kedamaian batin yang sunyi dan tulus.
Bagi banyak orang, liburan identik dengan vila mewah atau makanan enak. Namun, di Plataran Borobudur, keduanya dilengkapi dengan pengalaman spiritual yang memberi kedalaman baru dalam perjalanan. Merasakan kembali hubungan dengan diri sendiri, hal yang sering hilang di tengah kesibukan.

Kembali ke 'Rumah', Sentuhan Modern-Tradisional Tinggal di Vila

Modern villa Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Usai perjalanan spiritual itu, kumparan bermalam di Exclusive Modern Pool Villa by Plataran Borobudur. Vila ini memberi pengalaman yang berbeda, seperti pulang ke rumah yang tidak pernah kita tinggali, tapi langsung kita kenali.
Vila yang dirancang dengan perpaduan tradisional Jawa dan modern yang hangat, punya private pool, area bersantai di luar kamar, serta satu ruangan utama berisi king-size bed, televisi, lemari, dan kamar mandi lengkap dengan bathtub, serta shower.
Modern villa Plataran Borobudur. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Kombinasi kenyamanan modern dan detail estetika Jawa inilah yang membuat tiap pulang ke vila terasa seperti momen istirahat yang sebenarnya.
Plataran menawarkan tiga pilihan utama untuk menginap: Plataran Borobudur Resort & Spa dengan berbagai vila private berarsitektur Jawa–modern, Plataran Heritage Borobudur Hotel yang menghadirkan suasana kolonial elegan, serta Villa Borobudur Resort yang menyajikan pengalaman lebih intimate di lereng perbukitan.
Masing-masing memiliki karakter berbeda yang kuat, namun semuanya dirancang untuk memberi ruang yang tenang bagi para jiwa yang menginap.

Reporter & Writer: Retyan Sekar

Trending Now