Pertama dalam 200 Tahun, Landmark di Yunani Ini Bisa Dilihat Secara Langsung

24 Oktober 2025 9:03 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertama dalam 200 Tahun, Landmark di Yunani Ini Bisa Dilihat Secara Langsung
Wisatawan yang datang ke Akropolis, Yunani kini bisa melihat pemandangan tak biasa yang sebelumnya belum pernah terlihat dalam ratusan tahun lamannya.
kumparanTRAVEL
Akropolis, Yunani. Foto: Angelos Tzortzinis / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Akropolis, Yunani. Foto: Angelos Tzortzinis / AFP
Wisatawan yang datang ke Akropolis, Yunani, kini bisa melihat pemandangan tak biasa yang sebelumnya belum pernah dilihat. Pertama kali dalam 200 tahun, pemandangan Parthenon di Akropolis, Yunani kini bisa dilihat dengan jelas.
Dilansir New York Post, perancah bangunan yang sebelumnya menghalangi pemandangan kuil Yunani yang dibangun untuk dewi Athena, pelindung Athena pada abad ke-5 SM itu akan dilepas.
Sebelumnya, kerangka konstruksi dibangun sebagai bagian dari proses renovasi untuk pemulihan dan pemeliharaan area fasad di bagian barat.
Sementara itu, pengumuman baru-baru ini akan menandai pertama kalinya dalam 200 tahun, bahwa situs warisan UNESCO tersebut sepenuhnya bebas dari perancah konstruksi jenis apa pun.
Akropolis, Yunani. Foto: Angelos Tzortzinis / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Akropolis, Yunani. Foto: Angelos Tzortzinis / AFP
"Mereka seperti melihat monumen yang berbeda, monumen yang benar-benar berbeda," ujar Menteri Kebudayaan, Lina Mendoni, dalam sebuah wawancara di radio Skai, sebagaimana dilaporkan AP News.
Pemandangan yang sempurna akan berada di sisi Barat, di mana pembongkaran perancah akan memperlihatkan pemandangan setingkat jalan.
Akropolis, Yunani. Foto: Aris Oikonomou / AFP
Hanya saja untuk melihat pemandangan ini wisatawan harus cepat, karena kerangka baru akan dipasang di sepanjang sisi barat Parthenon dalam kurun waktu satu bulan.
"Untungnya, kali ini, perancah akan lebih ringan dan secara estetika jauh lebih dekat dengan monumen," ungkap Mendoni.
Nantinya, proyek konservasi ini hanya akan berlangsung hingga awal musim panas mendatang.
"Di mana kerangka akhirnya akan dibongkar, dan orang-orang akan dapat melihatnya dengan bebas," lanjutnya.
Dibangun pada abad ke-5 SM untuk menghormati dewi pelindung Athena, Parthenon merupakan pusat Akropolis, situs bersejarah terpopuler di Yunani dengan perkiraan 4,5 juta pengunjung pada tahun 2024.
Pada tahun 2023, pemerintah Yunani berupaya mengurangi kepadatan dengan memberlakukan pembatasan pengunjung, yang hanya mengizinkan 20.000 orang untuk mengunjungi landmark tersebut setiap hari.
Sekarang, wisatawan diwajibkan memesan slot masuk berbatas waktu, dan membeli tiket masuk umum seharga sekitar 35 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 582 ribu selama puncak musim panas.
Trending Now