Pulau Miang, 'Surga' Wisata Bahari Baru di Kutai Timur dengan Atraksi Hiu Paus

19 Agustus 2025 14:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pulau Miang, 'Surga' Wisata Bahari Baru di Kutai Timur dengan Atraksi Hiu Paus
Kalimantan Timur kembali menghadirkan atraksi wisata baru yang patut masuk bucket list para wisatawan.
kumparanTRAVEL
Ilustrasi hiu paus. Foto: Lindsey Lu/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hiu paus. Foto: Lindsey Lu/Shutterstock
Kalimantan Timur kembali menghadirkan atraksi wisata baru yang patut masuk bucket list para wisatawan. Desa Pulau Miang di Kabupaten Kutai Timur kini menawarkan pengalaman langka menyaksikan sekaligus berinteraksi langsung dengan hiu paus (Rhincodon typus) di habitat aslinya.
β€œAdanya habitat hiu paus jadi magnet baru penarik wisatawan ke Pulau Miang,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nusabale Pulau Miang, Viqri Haikal, di Samarinda seperti dikutip dari Antara.
Foto aerial wisatawan melihat Hiu Paus (Rhincodon Typus) dengan menaiki perahu di objek wisata Hiu Paus Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (31/8/2024). Foto: Adiwinata Solihin/Antara Foto
Hiu paus yang dikenal ramah terhadap manusia, membuka peluang besar bagi lahirnya wisata berbasis konservasi di Pulau Miang. Sejauh ini, tim Pokdarwis telah mengidentifikasi keberadaan sekitar empat ekor hiu paus yang kerap muncul di sekitar perairan pulau tersebut.
Guna memastikan pengalaman wisata yang aman dan berkesan, Pokdarwis tengah melakukan riset mendalam. Observasi ini mencakup lokasi spesifik kemunculan hiu paus, kondisi pasang surut, hingga musim terbaik untuk menyelam atau berenang bersama satwa laut raksasa ini.
β€œKami ingin memastikan jadwal kunjungan wisatawan bisa lebih teratur, aman, sekaligus tidak mengganggu satwa,” jelas Viqri.
Kolaborasi PT Pertamina International Shipping (PIS), bersama Pertamina Foundation dan KLHK berhasil menemukan individu hiu paus baru di area Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC), Kwatisore-Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Foto: Dok. PIS
Pulau Miang menargetkan pengelolaan wisata hiu paus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan. Konsepnya merujuk pada destinasi serupa yang sudah populer di Indonesia, seperti Botubarani di Gorontalo.
Langkah berikutnya, Pokdarwis akan menggandeng pemerintah daerah, akademisi, dan ahli kelautan untuk menyusun standar operasional prosedur (SOP). Hal ini mencakup aturan interaksi dengan hiu paus, keselamatan wisatawan, hingga strategi promosi agar Pulau Miang semakin dikenal sebagai destinasi bahari unggulan Kalimantan Timur.
"Kami akan berkonsultasi kepada instansi terkait dahulu biar destinasi ini dapat menjadi penarik wisatawan secara terus-menerus dan berkelanjutan," ujar Viqri.
Dengan laut biru jernih, pesona alam bawah laut, dan atraksi hiu paus yang menakjubkan, Pulau Miang siap menjadi surga baru bagi pecinta wisata bahari dan ekowisata.
Trending Now