Studi: Ini Maskapai Paling Ramah dan Tidak Ramah Kursi Roda di AS pada 2025
28 Mei 2025 18:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Studi: Ini Maskapai Paling Ramah dan Tidak Ramah Kursi Roda di AS pada 2025
Sebuah studi terbaru mengungkapkan maskapai penerbangan mana yang paling ramah terhadap penumpang pengguna kursi roda.kumparanTRAVEL

Sebuah studi terbaru mengungkapkan maskapai penerbangan mana yang paling ramah terhadap penumpang pengguna kursi roda. Studi ini dilakukan oleh InsureMyTrip, yang menganalisis data dari Air Travel Consumer Report miliki Departemen Transportasi Amerika Serikat (DOT). Lalu, siapa yang terbaik? Ini jawabannya.
Dilansir Travel and Leisure, maskapai penerbangan JetBlue jadi yang terbaik sedangkan Frontier jadi yang terburuk dalam hal pelayanan terhadap penyandang disabilitas.
Untuk menentukan yang terbaik, ada beberapa kategori yang dinilai, mulai dari jumlah kursi roda dan skuter yang ditangani oleh maskapai, jumlah kejadian kerusakan, serta sentimen ulasan dari para penumpang.
JetBlue, Maskapai Terbaik dalam Studi
Dalam studi tersebut, JetBlue mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan 97 persen sentimen positif. Sepanjang tahun 2024, JetBlue melayani 29.147 penumpang dengan kursi roda dan alat bantu mobilitas lainnya, dan mendapatkan pujian karena minimnya kejadian mishandling serta pendekatan ramah terhadap penumpang berkebutuhan khusus.
Di posisi kedua, Delta Airlines mendapat apresiasi karena memiliki persentase terendah dalam hal kerusakan kursi roda. Maskapai ini bahkan sedang mengembangkan desain kursi baru yang memungkinkan penumpang tetap duduk di kursi roda mereka selama penerbangan.
Kemudian, Alaska Airlines berada di peringkat ketiga dengan penanganan yang konsisten terhadap alat bantu mobilitas.
Frontier, Spirit, dan American Airlines di Posisi Bawah
Sementara itu, Frontier Airlines berada di posisi paling bawah dengan tingkat sentimen negatif tertinggi, serta persentase ulasan bintang satu terbanyak yang menyinggung pelayanan terhadap kursi roda.
American Airlines dan Spirit Airlines juga mendapat peringkat rendah. Bahkan pada 2024, DOT menjatuhkan denda sebesar 50 juta dolar AS kepada American Airlines karena pelanggaran dalam menangani penumpang pengguna kursi roda.
Lebih dari 5 juta warga AS menggunakan kursi roda saat bepergian. Dengan harga kursi roda yang bisa mencapai ribuan dolar, kerusakan saat penerbangan bisa sangat merugikan secara finansial maupun emosional.
βPerjalanan udara seharusnya dapat diakses oleh semua orang, tapi kenyataannya belum demikian,β ujar Direktur Pemasaran InsureMyTrip, Sara Boisvert dalam pernyataan resminya.
βKami berharap studi ini bisa memberi panduan kepada para pengguna kursi roda dalam memilih maskapai," lanjutnya.
Pada Desember 2024, DOT menetapkan aturan baru yang mewajibkan standar lebih ketat dalam penanganan penumpang pengguna kursi roda, termasuk kompensasi wajib atas kerusakan alat mobilitas. Namun, beberapa maskapai besar kini menggugat aturan tersebut di pengadilan, mengeklaim bahwa regulasi ini merupakan bentuk intervensi berlebihan dari pemerintah.
Meski demikian, studi ini menekankan pentingnya tanggung jawab maskapai dalam memberikan aksesibilitas dan perlakuan yang setara bagi semua penumpang, termasuk mereka yang menggunakan kursi roda.
