Vindhya 'Ibu Penyu' Meninggal Dunia
27 Mei 2017 19:54 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:16 WIB

Vindhya 'Ibu Penyu' Meninggal Dunia
kumparanTRAVEL

Kabar duka datang dari dunia pejalan Indonesia. Vindhya Birahmatika Sabnani (32) meninggal saat tengah berada di Ende, Nusa Tenggara Timur. Ia meninggal karena tersengat aliran listrik saat tengah mandi di hotel tempatnya menginap. Nahas, temannya bernama Tubagus Sobar Syakur (23) yang saat itu hendak menolong juga turut meninggal karena tersengat listrik.
Kebenaran kabar tersebut dikonfirmasi oleh Indiansih, pejalan dari Kili-Kili Adventure yang juga merupakan sahabat kedua korban. Menurut keterangannya, kejadian yang dialami dua temannya tersebut terjadi pada Selasa (23/5) malam lalu.
โKalau informasi dari adiknya memang begitu (kedua korban tersengat listrik),โ ucap Indi saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Sabtu (27/5).

Sobar, yang saat itu tengah berada bersama Vindhya, sempat mencoba menolong rekannya. Ketika Vindhya merasakan ada sengatan listrik saat ia mandi, berteriak ke Sobar yang lantas mencoba menolongnya. Namun nahas, alih-alih selamat, justru keduanya tak mampu menyelamatkan diri dan meninggal di tempat.
โYang laki-laki posisi meninggalnya juga tangannya masih dililit handuk, terlihat dia lagi mau nolongin yang perempuan,โ lanjut Indi. Aliran listrik yang menewaskan keduanya berasal dari water heater yang saat itu digunakan Vindhya untuk mandi.
Kematian keduanya memang nahas. Pasalnya, Vindhya dan Sobar sudah menjadwalkan untuk pulang ke Jakarta pada pagi harinya. โMereka memang sudah beberapa hari eksplor Nusa Tenggara Timur, dan itu rencananya mau check out pagi. Semua barang-barangnya udah di-packing, udah rapi.โ

Keduanya pada akhirnya dijemput oleh empat orang dari Jakarta, yaitu adik Vindhya dan ayah Sobar dan dua orang temannya. Dari hari Selasa hingga Jumat (26/5) kemarin, jenazah keduanya diurus oleh warga lokal Ende, yang sudah mengenal betul keduanya yang sering membawa tamu pejalan dari luar daerah.
โMereka berdua itu kan pemilik travel organizer. Kalau si Vindhya punya Ibu Penyu, si Sobar punya Like This Adventure. Kali ini mereka emang lagi nggak tukik. Mereka berdua aja, eksplor,โ ujar Indi.
Vindhya selalu menyebut tamu-tamunya dengan sebutan tukik. Tukik adalah sebutan bagi anak penyu. Dari situlah travel organizer Ibu Penyu berasal. Selama mengenal mereka berdua, Indi dan teman-temannya tak pernah mendapati Vindhya berperangai buruk.

โVindhya itu nggak pernah marah. Dia orangnya ceria banget. Sama aja kayak Sobar. Sobar itu kan orangnya seneng ngledekin orang. Mereka itu nggak ceria buat dirinya sendiri, tapi buat orang lain,โ sebut Indi. Jelas betul kenangan-kenangan baik dari dua almarhum dan almarhumah.
Jenazah Vindhya sendiri sudah dimakamkan Sabtu (27/5) pagi tadi di TPU Tanah Kusir. Sedangkan, Sobar sudah dimakamkan tadi malam di TPU Purikembangan pada pukul 10.00 WIB.

