Wisatawan Kembali Bisa Menikmati Sunrise di Candi Borobudur, Segini Tarifnya
20 Oktober 2025 11:09 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Wisatawan Kembali Bisa Menikmati Sunrise di Candi Borobudur, Segini Tarifnya
Melalui program "Borobudur Sunrise", wisatawan kini bisa kembali menikmati momen paling magis di Candi Borobudur, yaitu saat matahari terbit (sunrise).kumparanTRAVEL

Ada kabar gembira bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Borobudur. Melalui program "Borobudur Sunrise", wisatawan kini bisa kembali menikmati momen paling magis di Candi Borobudur, yaitu saat matahari terbit (sunrise).
Pengalaman tersebut dihadirkan oleh InJourney Destination Management melalui anak perusahaannya, PT Taman Wisata Borobudur (TWB), yang secara resmi membuka akses kunjungan sunrise dan naik struktur candi untuk wisatawan reguler maupun pelajar.
Menyambut kembalinya wisata fajar yang sempat terhenti sejak 2020, Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan, menyebut program ini sebagai upaya menghidupkan kembali daya tarik wisata berbasis warisan budaya dengan pendekatan yang berkelanjutan dan inklusif.
βKami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman yang lebih bermakna melalui program 'Borobudur Sunrise'. Selain menjadi daya tarik utama, hal ini juga memperkuat misi pelestarian warisan budaya serta memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di kawasan,β ujar Febrina seperti dikutip dari Antara.
Reaktivasi program ini dilakukan secara kolaboratif bersama Kementerian Kebudayaan RI, Pemerintah Kabupaten Magelang, serta pelaku wisata seperti ASITA. Pendekatan lintas sektor ini memastikan pengelolaan dilakukan sesuai kaidah pelestarian dan etika pariwisata berkelanjutan.
Sensasi Magis dari Puncak Candi
Bayangkan berdiri di antara stupa-stupa raksasa Borobudur ketika langit mulai berpendar oranye dan merah muda. Di ufuk timur, siluet Gunung Merapi dan Merbabu tampak megah menyambut mentari. Itulah pengalaman "Borobudur Sunrise", sebuah momen kontemplatif yang memadukan keindahan alam, spiritualitas, dan sejarah.
Pengunjung akan memulai perjalanan dari Pintu 7 Taman Wisata Candi Borobudur pada pukul 04.00 WIB, lengkap dengan perlengkapan seperti senter, upanat (alas kaki kain), dan ditemani pemandu wisata. Tepat pukul 05.00 WIB, wisatawan akan tiba di lantai 9 Candi Borobudur untuk menyaksikan keindahan fajar dari ketinggian.
Usai menikmati panorama, pengunjung disuguhi sarapan khas lokal di Bukit Dagi, ditemani pemandangan Candi Borobudur dan hamparan Bukit Menoreh di kejauhan, pengalaman sarapan yang menyatu dengan sejarah dan alam.
Dalam setiap langkahnya, InJourney menegaskan komitmen terhadap konservasi dan keberlanjutan. Kuota kunjungan "Borobudur Sunrise" dibatasi hanya 100 orang per hari dengan tiket seharga Rp 1 juta, berlaku untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Setiap pengunjung diwajibkan mengenakan upanat guna mengurangi gesekan dengan struktur batu, sementara sirkulasi pergerakan wisatawan diatur agar tidak menimbulkan tekanan berlebih. Program ini masih dalam tahap uji coba dan akan terus dievaluasi melalui pengukuran dampak fisik serta persepsi pengunjung.
βKami menghadirkan kembali 'Borobudur Sunrise' dengan pendekatan yang lebih terkurasi, terbatas, dan istimewa. Tujuannya bukan hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjaga agar warisan dunia ini tetap lestari,β tambah Febrina.
Lebih dari sekadar panorama, kebijakan membuka akses harian ini juga menjadi motor bagi kebangkitan ekonomi lokal. Program ini membuka peluang bagi pelaku UMKM, pegiat wisata, hingga Kampung Seni Borobudur untuk kembali menggeliat.
βPelajar kini juga bisa naik candi setiap hari. Kami ingin menjadikan mereka bagian dari regenerasi wisata budaya. Ini juga akan berdampak besar bagi pelaku UMKM di kawasan sekitar,β ujar Febrina.
