5 Brand Kecantikan yang Usung Prinsip Keberlanjutan Lingkungan
8 September 2024 21:04 WIB
·
waktu baca 4 menit
5 Brand Kecantikan yang Usung Prinsip Keberlanjutan Lingkungan
Brand kecantikan mulai mengadopsi konsep keberlanjutan dalam produk dan proses produksinya. Mereka menghadirkan produk yang tidak hanya efektif dalam merawat kulit, tapi juga ramah lingkungan.kumparanWOMAN

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan, jenama-jenama skincare pun ikut bertransformasi. Banyak merek ternama kini berlomba-lomba menghadirkan rangkaian produk yang tidak hanya efektif dalam merawat kulit, tetapi juga ramah lingkungan.
Dengan bahan-bahan yang diperoleh secara berkelanjutan dan kemasan yang dapat didaur ulang, produk skincare ini mengajak konsumen untuk memanjakan diri sambil berkontribusi pada masa depan yang lebih baik.
Lalu merek apa saja yang sudah berkomitmen dan fokus pada prinsip berkelanjutan? Intip daftarnya di sini, Ladies.
1. LâOrĂ©al
LâOrĂ©al Paris merupakan salah satu brand yang telah menjalankan program keberlanjutan. Bertajuk âLâOrĂ©al For the Future, Because our Planet is Worth itâ, program ini telah diinisiasi LâOrĂ©al sejak April 2020. Brand ini memiliki target cukup ambisius yaitu ingin sepenuhnya mewujudkan prinsip berkelanjutan di 2030.
Beberapa target tersebut antara lain: pada 2025, seluruh lokasi operasi LâOrĂ©al ditargetkan akan mencapai karbon netral melalui peningkatan energi efisiensi dan menggunakan 100% energi terbarukan.
Kemudian pada 2030, 100% plastik yang digunakan pada kemasan produk LâOrĂ©al merupakan hasil dari daur ulang atau berasal dari bahan berbasis bio (alam).
Pada 2030, LâOrĂ©al akan mengurangi seluruh emisi gas rumah kaca sebanyak 50% per produk jadi, dibandingkan dengan tahun 2016.
Program keberlanjutan LâOrĂ©al didasarkan pada 4 prinsip yaitu mengoptimalkan kemasan untuk mempercepat peralihan ke ekonomi sirkular, menciptakan produk yang sama dengan formula lebih ramah lingkungan, dan menghasilkan kecantikan yang ramah lingkungan.
Selain itu, merek ini juga berinvestasi dalam proyek lingkungan melalui program yang memberdayakan perempuan. LâOrĂ©al berkomitmen menyumbangkan 10 juta Euro untuk proyek lingkungan yang penerima manfaatnya adalah komunitas perempuan di seluruh dunia.
2. LâOccitane
Beauty brand asal Prancis; LâOccitane juga berkomitmen untuk melestarikan ekosistem. Merek tersebut mengeklaim bahwa misi keberlanjutan itu sudah dimulai perusahaan sejak 1976 dengan mengimbau para pelanggan untuk mengembalikan botol kaca mereka.
Saat ini, LâOccitane semakin bertekad untuk mengurangi sampah plastik, mendaur ulang kemasan, dan secara aktif memerangi krisis lingkungan. âTujuan LâOccitane adalah untuk membuat perbedaan besar, dan kami mengajak semua orang untuk bergabung dengan kami dalam misi ini,â tulis LâOccitane dalam keterangan resminya.
3. Avene
Brand skincare asal Prancis lainnya, Eau Thermal Avene juga mengaku memberikan perhatian khusus pada dampak lingkungan dari siklus bisnis yang mereka lakoni. Avene mengklaim bahwa formula yang mereka gunakan di produk-produk Avene dapat terurai secara hayati. Selain itu, brand yang identik dengan warna orange ini juga menggunakan kemasan yang bisa didaur ulang untuk tetap menjaga lingkungan.
âTerakhir, kami mengendalikan efisiensi energi di pabrik. Sebanyak 11 ton plastik dihemat setiap tahun. Menekan 450 ton CO2. Dan 100% konsumsi daya berasal dari sumber energi terbarukan. Serta 90% limbah kami didaur ulang,â tulis Avene di website resminya.
Selain itu Avene juga terus berkomitmen untuk merancang produk yang ramah lingkungan, menyiapkan strategi karbon dan limbah, serta menyiapkan proyek yang berkontribusi pada isu pembangunan berkelanjutan seperti pelestarian karang.
4. Esteé Lauder
Perusahaan kecantikan Estée Lauder Companies (ELC) juga telah memulai inisiatif keberlanjutan sejak beberapa waktu yang lalu. Pada 2021, ELC mengumumkan upaya mereka dalam meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dan pengurangan penggunaan plastik murni.
ELC punya target ambisius untuk mengurangi penggunaan plastik minyak bumi murni dalam kemasannya hingga 50% atau kurang pada tahun 2030.
ELC juga mengumumkan serangkaian komitmen kesetaraan gender, termasuk upaya untuk mencapai kesetaraan upah berbasis gender pada tahun 2023 dan meningkatkan keterwakilan perempuan secara global.
5. Sulwhasoo
Produk kecantikan asal Korea, Sulwhasoo, juga berkomitmen penuh dalam upaya keberlanjutan. Datang dari negara penghasil gingseng terbaik di dunia, Sulwhasoo juga menggunakan tanaman itu sebagai bahan utama pembuatan produknya.
Untuk itu, Sulwhasoo berkomitmen mewujudkan keberlanjutan pada 3 hal utama yaitu ginseng, lingkungan, dan budaya. Untuk pengadaan ginseng yang berkelanjutan, Sulwhasoo secara langsung mengambil bahan baku dari pertanian melalui kontrak eksklusif.
Selain itu, brand ini juga berkomitmen untuk mengurangi penggunaan plastik hingga 15 persen dibandingkan dengan tahun 2021 dan meningkatkan penggunaan bahan yang dapat didaur ulang hingga 30 persen pada tahun 2030. Ini termasuk penggabungan wadah plastik dan kaca daur ulang, serta perluasan item isi ulang (refill) di seluruh rangkaian produknya.
Ada brand yang jadi favoritmu, Ladies?
