Cerita Persahabatan Langgeng Duo Eks Menteri, Retno Marsudi dan Sri Mulyani
16 September 2025 14:35 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Cerita Persahabatan Langgeng Duo Eks Menteri, Retno Marsudi dan Sri Mulyani
Eks Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati membagikan cerita hangat soal persahabatannya yang langgeng dengan eks Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.kumparanWOMAN

Dua srikandi Retno Marsudi dan Sri Mulyani Indrawati kini memegang titel yang sama: Mantan menteri Republik Indonesia. Meski keduanya tak lagi menjabat sebagai menteri, persahabatan mereka terus berlanjut hingga saat ini.
Baru-baru ini, eks Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunggah cerita hangat soal persahabatannya dengan sang eks Menteri Luar Negeri di Instagram @smindrawati. Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani dan Retno Marsudi kompak mengenakan kebaya putih. Sri Mulyani, yang biasa disapa Bu Ani, mengenakan kain batik yang disampirkan di pundaknya, sementara Retno memilih bros bunga besar khas gayanya.
Ternyata, di momen itu, Sri Mulyani dan Retno menghadiri acara wisuda anak masing-masing di Universitas Indonesia. Ya, kedua anak Bu Ani dan Retno sama-sama menempuh studi dokter spesialis di UI. Bagas, anak Retno, mengambil spesialis jantung, sementara Adwin, anak Bu Ani, mengambil spesialis penyakit dalam.
Dalam unggahan itu, Bu Ani menceritakan persahabatan mereka yang langgeng. Ia pun menyebut Retno sebagai βbestieβ alias sahabat baiknya. Ternyata, sebelum sama-sama menjadi menteri di bawah pemerintahan Joko Widodo, keduanya pernah satu sekolah pada akhir tahun '70-an hingga awal '80-an. Namun, meski satu sekolah, minat mereka sangat berbeda.
βKami beda sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), namun kami sama-sama satu SMA, SMA 3 Semarang. Kami beda kelas, hobi, dan ekstrakurikuler, namun kami sama-sama aktif organisasi. Retno hiking dan pramuka, saya basket, voli, karate, paduan suara, dan OSIS,β tulis Bu Ani dalam unggahan yang dibagikan pada Minggu (14/9).
Saat berkuliah, mereka juga menimba ilmu di universitas dan jurusan berbeda. Sri Mulyani berkuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, sedangkan Retno di program studi Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada. Meski berbeda jurusan, mereka sama-sama menggeluti isu global dan berkiprah di panggung internasional.
Pilihan karier mereka pun berbeda. Selama empat dekade, Retno Marsudi berprofesi sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri RI sejak tahun β80-an. Sri Mulyani menjalani berbagai profesi yang masih berkisar di dunia ekonomi, mulai dari dosen, peneliti, pengamat, komisaris, IMF (International Monetary Fund), sampai World Bank (Bank Dunia).
βNamun, kamu sama-sama berujung sebagai pejabat negara,β tulis Sri Mulyani. βKami berbeda penugasan menteri. Retno Menteri Luar Negeri, dan saya pernah di tiga posisi: Menteri Perencanaan Pembangunan (Bappenas), Menteri Keuangan, dan Menko Perekonomian. Namun, kami sama-sama menteri perempuan pertama di setiap jabatan tersebut,β jelas Bu Ani.
Kini, mereka sudah selesai dengan jabatan negara masing-masing. Retno Marsudi sekarang bertugas di PBB sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Urusan Air, sedangkan Sri Mulyani baru saja melepaskan jabatan Menkeu RI pekan lalu.
Keduanya pun kembali bertemu di lokasi yang sama, yaitu Kampus UI Salemba, untuk menghadiri wisuda anak masing-masing. Hadir dalam kebaya putih, ternyata Retno dan Bu Ani tidak janjian sebelumnya.
βKami hadir di wisuda sebagai orang tua atau ibu, tanpa janjian, ternyata sama-sama memilih warna putih untuk busana kebaya,β ungkap Sri Mulyani.
Menutup cerita hangatnya, Sri Mulyani mengungkap, perjalanan dan pilihan hidupnya dengan Retno sering kali berbeda. Namun, mereka disatukan berkat keperempuanan dan status sebagai ibu bekerja yang selalu mencintai, dicintai, dan didukung keluarga.
βSang Khalik mencipta kami berdua dengan garis tangan berbeda, namun jalur cerita hidup kami sering berdua bersama. Dan kami sungguh mensyukurinya,β pungkas Bu Ani.
