Gandeng Reza Rahadian, Tulola untuk Pertama Kalinya Rilis Perhiasan Unisex

3 Desember 2025 19:14 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gandeng Reza Rahadian, Tulola untuk Pertama Kalinya Rilis Perhiasan Unisex
Brand perhiasan Tulola meluncurkan koleksi hasil kolaborasi dengan Reza Rahdian. Hadirkan perhiasan unisex, cocok dipakai perempuan dan laki-laki.
kumparanWOMAN
Gandeng Reza Rahadian, Tulola untuk Pertama Kalinya Rilis Perhiasan Unisex. Foto: Tulola
zoom-in-whitePerbesar
Gandeng Reza Rahadian, Tulola untuk Pertama Kalinya Rilis Perhiasan Unisex. Foto: Tulola
Brand perhiasan Tulola meluncurkan koleksi hasil kolaborasi dengan Reza Rahdian. Koleksinya terdiri dari beragam bentuk aksesori, mulai dari cincin, gelang, hingga bros.
Menariknya, ini adalah pertama kalinya Tulola merilis perhiasan unisex, alias bisa dipakai perempuan dan laki-laki. Ini juga jadi momen penting bagi Reza Rahadian, sebab peluncuran ini menandai perayaan 20 tahun dirinya berkarya di industri perfilman. Oleh karena itu, koleksinya diberi nama Reza dalam Dua Dasarasa.
Reza Rahadian dengan koleksinya bersama Tulola, Reza dalam Dua Dasarasa. Foto: Tulola
"Ini adalah kolaborasi yang sebetulnya sudah lama direncanakan. Kebetulan ini juga untuk merayakan 20 tahun perjalanan saya berkarier di perfilman. Perjalanan panjang ini dituangkan secara kreatif lewat aksesori yang sering saya pakai, ada cincin, gelang, dan bros," ungkap Reza Rahadian dalam konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa koleksi-koleksi kolaborasinya bersama Tulola ini unisex, siapa saja bisa pakai.
kumparanWOMAN berkesempatan untuk melihat langsung deretan koleksi Reza dan Tulola. Ada satu yang paling mencuri perhatian adalah bros berhiaskan batu alam berwarna biru. Ternyata, batu warna biru ini merupakan pilihan Reza Rahadian pribadi.
"Saya selalu merasa warna biru itu menggambarkan ketenangan, wisdom... Bagi saya ini warna yang sangat menenangkan, saya juga selalu bisa menemukan kenyamanan ketika melihat semua jenis warna biru," jelas Reza.
Bros dengan batu alam warna biru yang jadi pilihan pribadi Reza Rahadian. Foto: Avissa Harness/kumparan
Sri Luce dan Happy Salmah mengaku, bekerja sama dengan Reza Rahadian bukan hal yang sulit. Sebab semua koleksinya terinspirasi dari sang aktor.
"Hal terbaik ketika bekerja sama dengan Reza itu prosesnya sangat mudah, karena dia sudah sangat jelas dan tahu apa yang diinginkan. Selain itu, koleksi ini juga sedikit berbeda dari perhiasan Tulola sebelumnya. Ini karena kami ingin bisa mewujudkan sosok Reza dalam sebuah koleksi. Dan ini pertama kalinya kami membuat koleksi yang maskulin, rasanya sangat menyenangkan," ungkap Founder, Principle Designer, & Creative Director Tulola Sri Luce dalam konferensi pers yang sama.
Koleksi Reza Rahadian x Tulola, Reza dalam Dua Dasarasa. Foto: Tulola
Koleksi Tulola bersama Reza Rahadian ini memiliki model yang tak lekang oleh waktu. Beberapa bentuknya terinspirasi dari koleksi archive pribadi Sri Luce dan motif khas perhiasan vintage yang dapat memberikan kesan timeless.
Jika seringnya Tulola hadir dalam warna emas, kali ini koleksi Reza dalam Dua Dasarasa juga tersedia dalam warna silver. Tiap piece bisa dipakai terpisah, namun kalau kamu ingin tampil mencuri perhatian, koleksinya bisa dipadukan satu sama lain. Look yang dihasilkan pun sesuai dengan keinginan Reza dan Tulola, yaitu exquisite.

Reflection of Lights, kolaborasi Tulola dan BCA

Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA dan Co-Founder Tulola, Happy Salmah. Foto: Tulola
Peluncuran ini dikemas dalam sebuah acara bertajuk Reflection of Lights yang digelar di The Dharmawangsa, pada Jumat (28/11). Selain koleksi dengan Reza Rahadian, Tulola juga memperkenalkan koleksi hasil kolaborasi dengan Desa Wisata Taro, Desa Binaan Bakti BCA.
Koleksi bertajuk Heroes of Heritage ini menghadirkan koleksi bros bertema identitas, sebuah rangkaian motif yang mewakili ratusan simbol tradisi Bali, di antaranya: Patra Bali (keindahan & keselarasan); Mandala (keseimbangan & harmoni); Sampian (keikhlasan & ketulusan); Karang Daun (keterhubungan manusia & alam); Lembu (kemakmuran & kesejahteraan Desa Taro).
Koleksi hasil kolaborasi dengan Desa Wisata Taro, Desa Binaan Bakti BCA. Foto: Tulola
"Kami di BCA merasa terhormat untuk dapat berkolaborasi kembali dengan Tulola untuk menghadirkan karya yang melampaui sekadar estetika, namun juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Bersama Tulola, BCA melalui Bakti BCA berupaya memastikan agar pengetahuan, keterampilan, dan warisan budaya lokal terus hidup dan diwariskan melalui tangan para maestro perajin Tanah Air. Dalam koleksi ini, kehadiran para perajin dari Desa Wisata Taro membuktikan bahwa kualitas lokal memiliki tempat yang terhormat dalam lanskap kreatif nasional," ungkap Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.
Trending Now