Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025 Bantu 100 Perempuan Muda Bisa Kuliah

27 November 2025 15:30 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025 Bantu 100 Perempuan Muda Bisa Kuliah
Glow & Lovely berikan beasiswa kepada 100 perempuan untuk mengenyam pendidikan. Program ini telah berjalan sejak 2017 berkolaborasi dengan Hoshizora Foundation.
kumparanWOMAN
Inagurasi Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025. Foto: Glow & Lovely
zoom-in-whitePerbesar
Inagurasi Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025. Foto: Glow & Lovely
Penggalan lirik lagu Laskar Pelangi ini terasa seperti dorongan kuat bagi siapa pun untuk meraih mimpi. Namun, tak semua orang ternyata berani bahkan untuk sekadar bermimpi. Banyak perempuan muda, yang takut untuk punya cita-cita karena keterbatasan akses pendidikan.
Kondisi itulah yang ingin dijembatani oleh Glow & Lovely, merek kecantikan di bawah naungan Unilever. Tahun ini, brand yang identik dengan warna pink tersebut kembali melanjutkan komitmennya membuka akses pendidikan tinggi bagi perempuan muda Indonesia melalui program Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025.
Stella Tika Lestari, Senior Brand Manager Glow & Lovely. Foto: Glow & Lovely
“Sudah dari dulu kita lihat bahwa pendidikan menjadi keresahan di masyarakat. Dan hal itu juga sulit bagi perempuan yang berasal dari keluarga yang menengah ke bawah. Nah, itulah kenapa kita mau menjadi brand yang bermanfaat bagi mereka, kita kasihnya berupa bantuan pendidikan,” ungkap Stella Tika Lestari, Senior Brand Manager Glow & Lovely
Oleh karena itu, sejak 2017 Glow & Lovely berkolaborasi dengan Hoshizora Foundation untuk menyediakan dukungan biaya pendidikan bagi perempuan agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Hingga kini, program tersebut telah membantu 585 perempuan melangkah lebih dekat menuju impian mereka.

Semarak 100 perempuan siap melangkah menuju impiannya

Inagurasi Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025. Foto: Glow & Lovely
Pada 2025 ini, sebanyak 100 perempuan terpilih menjadi Adik Bintang (sebutan bagi penerima beasiswa Glow & Lovely) dari 18.000 pendaftar. Mereka pun menghadiri acara inagurasi di Yogyakarta pada Sabtu (22/11) dengan mengenakan toga pink yang manis.
Acara inagurasi dibuka dengan talkshow inspiratif bersama Stella Tika Lestari (Senior Brand Manager Glow & Lovely), Yudi Anwar, S.H (Executive Director Hoshizora Foundation), Sabrina Anggraini (Co-founder Natuno & influencer), dan Rafifah Karimah (Adik Bintang Glow & Lovely 2022).
Dalam kesempatan itu, Stella menjelaskan partisipasi perempuan di tingkat pendidikan cukup melesat. Data dari Goodstart mencatat Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi perempuan yang terus meningkat sejak 2020, mencapai hingga 35,23% pada 2024, melebihi nilai APK laki-laki.
Sesi talkshow dalam acara Inagurasi Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025. Foto: Glow & Lovely
Namun, hal itu tidak merata karena kendala di ekonomi. “Sejalan dengan kondisi ini, kami ingin memberikan bantuan pendidikan untuk perempuan di Indonesia lewat Glow & Lovely Bintang Beasiswa,” ujarnya.
Selain itu, Yudi mengungkapkan faktor penghambat lain ketika dalam keluarga ada laki-laki di dalamnya. Sehingga perempuan lebih dikesampingkan. “Kami juga sering menemui juga kondisi-kondisi keterbatasan ekonomi, ketika di keluarga ada laki-laki di dalamnya, maka dia menjadi prioritas untuk bisa memenuhi pendidikan tinggi daripada perempuan,” ujarnya.
Hal itulah yang menjadi penghambat perempuan untuk melanjutkan mimpinya ke perguruan tinggi. Yudi pun melihat semangat perempuan saat proses seleksi berlangsung. Ia melihat bagaimana perjuangan mereka untuk menggapai impiannya.

Sabrina Anggraini ceritakan perjuangannya meraih mimpi

Sabrina Anggraini isi sesi talkshow di Inagurasi Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2025. Foto: Glow & Lovely
Sabrina Anggraini turut buka suara tentang momen semasa kuliah. Ia berkata masa itu menjadi ajang terbaik untuk menemukan lingkungan pertemanan yang membangkitkan semangat untuk mengejar mimpi. Meski kini telah sukses dan menjadi Co-founder perusahaan IT, ia mengatakan telah mendapati banyak kegagalan semasa hidupnya.
“Kalau bicara cerita ya, aku mengalami banyak kegagalan, tapi itulah yang membuka kesempatan yang lain,” ujarnya.
Sabrina mengatakan melalui pendidikan ia bisa mendapat ilmu untuk berpikir kritis. Sebagai seorang yang sudah menjadi ibu dan istri ia juga mengakui bahwa pendidikan menjadi modal utama untuk membangun keluarga.
“Perempuan yang melek pendidikan cenderung lebih pintar mengatur keuangan, membuat keluarga lebih sustainable juga. Jadi apa pun pilihan hidup kamu, pendidikan itu nggak akan sia-sia. Bahkan the act of learning itself itu sudah sesuatu yang mulia,” ungkap Sabrina.

Motivasi Adik Bintang untuk menempuh pendidikan tinggi

Dua Adik Bintang penerima Beasiswa Glow & Lovely (Dari kiri ke kanan: Stella Tika Lestari, Weni Rahayu Cahya Wati, Ade Husna, Yudi Anwar) . Foto: Glow & Lovely
kumparanWOMAN pun berkesempatan mewawancarai Adik Bintang mengenai motivasi mereka untuk menempuh pendidikan tinggi.
Ade Husna, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Hasanudin ternyata punya alasan mulia di balik pilihannya mengambil jurusan itu. Menurut Ade, setelah lulus nanti, ia ingin membantu banyak orang yang tidak memiliki akses untuk menggunakan layanan hukum.
“Saya berkuliah di fakultas hukum dan saya pengin memberikan layanan hukum kepada banyak orang terutama bagi mereka yang membutuhkan dan tidak bisa mempekerjakan badan hukum,” ujarnya kepada kumparanWOMAN.
Motivasi menyentuh lainnya juga datang dari teman seperjuangannya, Weni Rahayu Cahya Wati. Selain ingin membanggakan kedua orangtuanya, ia bercita-cita menjadi seorang guru yang mampu menginspirasi anak-anak di desanya.
“Motivasi saya untuk menggapai mimpi itu karena saya dari keluarga yang keterbatasan ekonomi. Saya ingin sekali membanggakan kedua orang tua saya. Dan juga lebih mendekati untuk mengejar cita-cita saya yaitu menjadi seorang guru yang tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi guru yang bisa menginspirasi,” ungkapnya.

Penerima beasiswa difasilitasi sesi capacity building bersama psikolog klinis

Sesi capacity building bersama psikolog klinis, Wirdatul Anisa, M.Psi.. Foto: Glow & Lovely
Setelah momen inagurasi, para Adik Bintang kemudian melakukan sesi capacity building bersama Wirdatul Anisa, M.Psi., Dosen dan Psikolog Klinis UGM. Bertema “Find Your Authentic Self, Navigate Your Meaningful Journey”, kegiatan ini bertujuan untuk membantu penerima beasiswa menemukan jati dirinya.
“Sebetulnya kegiatan ini bertujuan untuk membekali Adik Bintang supaya mereka bisa benar-benar tahu di mereka sendiri dan tahu menuju kemana semasa kuliah,” ungkap Wirdatul.
Adapun di tahun ini, Glow & Lovely menyediakan 80 beasiswa reguler untuk perempuan lulusan SMA/sederajat selama empat tahun, serta 20 beasiswa parsial untuk mahasiswi tingkat akhir agar dapat menyelesaikan studi. Melalui program ini Glow & Lovely memberikan kesempatan kepada perempuan untuk meraih mimpinya.
Trending Now