Jadi Creative Director Louboutin, Jaden Smith Dituding Dapat Privilese Nepo Baby
22 September 2025 15:02 WIB
·
waktu baca 3 menit
Jadi Creative Director Louboutin, Jaden Smith Dituding Dapat Privilese Nepo Baby
Jaden Smith ditunjuk sebagai Creative Director untuk lini pria brand fashion mewah Christian Louboutin. Namun, bayang-bayang nama orang tuanya, Will Smith, justru menghantui.kumparanWOMAN

Selebriti besar kembali mengemban tampuk kepemimpinan di rumah fashion mewah legendaris. Kali ini, musisi Jaden Smith ditunjuk sebagai Creative Director atau Direktur Kreatif untuk lini pria di brand mewah Christian Louboutin. Dia pun jadi orang pertama yang memegang posisi tersebut.
Kabar ini diumumkan langsung oleh Christian Louboutin pada Rabu (17/9). Dikutip dari situs resminya, Christian Louboutin menyebut Jaden Smith sebagai sosok yang sangat cocok untuk memimpin arah kreativitas lini pria Louboutin.
“Ketika saya pertama bertemu dengan Jaden, saya melihat dia sebagai sosok yang natural untuk rumah mode ini. Dunianya kaya dan multidimensional, gaya dan sensibilitas budayanya sangat menginspirasi, serta rasa penasaran dan keterbukaannya sungguh luar biasa,” jelas Christian.
Sebagai seorang Creative Director, Jaden Smith bertugas untuk merancang item-item fashionmenswear Louboutin, mulai dari leather goods, aksesori, dan sepatu pria. Jaden juga akan menyusun strategi kampanye, mengorganisir acara, hingga menciptakan pengalaman imersif untuk para fashionista.
Jaden akan menampilkan koleksi pertamanya bersama Christian Louboutin pada Januari 2026.
Jejak Jaden Smith dan dunia fashion
Sebelum menjadi Creative Director di Christian Louboutin, Jaden Smith belum pernah terjun langsung sebagai artisan di rumah mode mewah. Kendati demikian, bukan berarti Jaden adalah nama asing di industri fashion global.
Dikutip dari AFP, laki-laki berusia 27 tahun ini sudah langganan diundang ke fashion show brand mewah, termasuk Louis Vuitton. Pilihan fesyennya yang eksentrik kerap kali mengundang perhatian, seperti ketika ia memakai hiasan kepala berbentuk kastil hitam di karpet merah Grammy Awards 2025. Lalu, pada Met Gala 2017, Jaden hadir membawa gulungan rambut dreadlock miliknya yang baru dipotong.
Dia juga tak ragu untuk meninggalkan standar gender yang normatif, seperti memadukan hoodie longgar dengan rok, memakai dress, hingga setelan blazer dan rok. Gaya unik dan perspektif segar inilah yang memicu ketertarikan Christian Louboutin. Bahkan, menurut Christian, Jaden adalah satu-satunya kandidat untuk posisi tersebut.
Pada 2012, Jaden Smith mendirikan brand streetwear MSFTSrep dengan Gen Z dan Milenial sebagai target pasar utama. Anak dari aktor ternama Will Smith dan Jada-Pinkett Smith ini juga sudah lama kerja sama dengan brand sepatu sneaker New Balance sebagai kolaborator.
Tudingan privilese nepo baby
Meskipun sudah lama dikenal di dunia fashion, reputasi Jaden Smith tidak lepas dari sosok orang tuanya. Siapa yang tak kenal Will Smith dan Jada-Pinkett Smith?
Ketenaran Will dan Jada pada akhirnya memicu pelekatan label ‘Nepo Baby’ pada nama Jaden. Istilah ini merupakan singkatan dari ‘Nepotism Baby’, yaitu seseorang yang menikmati privilese tertentu berkat orang tua atau kerabat yang merupakan sosok berpengaruh.
Kabar penunjukan Jaden sebagai Creative Director di Louboutin pun tidak disambut antusias oleh para fashionista. Banyak dari mereka yang mempertanyakan kapasitas Jaden mengemban tugas tersebut, mengingat sang musisi muda tidak pernah menimba ilmu di sekolah perancang mode.
“Dia tidak pernah bersekolah di institusi desain, tidak memiliki pengalaman teknis, tetapi dia adalah anak Will Smith,” demikian bunyi headline sebuah berita di kanal berita BFM Prancis.
“Industri fashion sudah lama menjadi salah satu yang paling sulit untuk dimasuki. Namun, alih-alih membuka pintu untuk orang-orang bertalenta, rasanya 90 persen peluang di industri ini justru dinikmati oleh anak selebriti atau orang-orang terkenal,” tulis seorang pengguna Instagram di kolom komentar unggahan Christian Louboutin.
