Kate Middleton dan William Peringati Tiga Tahun Kepergian Ratu Elizabeth II
11 September 2025 12:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kate Middleton dan William Peringati Tiga Tahun Kepergian Ratu Elizabeth II
Memperingati tahun ke-3 kepergian Ratu Elizabeth II Kate Middleton mendampingi Pangeran William mengunjungi National Federation of Women’s Institute.kumparanWOMAN

Tahun ini menjadi peringatan ke-3 sejak kepergian Ratu Elizabeth II pada 8 September 2022 silam. Untuk mengenang kepergian neneknya, penerus tahta Kerajaan Inggris Pangeran Wales, William, mengunjungi National Federation of Women’s Institute dengan didampingi oleh istrinya Putri Wales, Kate Middleton.
Pangeran William memang dijadwalkan akan berkunjung untuk bertemu dengan para anggota Women’s Institute di Sunningdale, London, tetapi kedatangannya bersama Kate tidak direncanakan.
Dilansir Tatler, Kate tampak anggun dalam balutan gaun midi kotak-kotak berwarna abu-abu dan memakai sepasang anting berlian favoritnya dari Kiki McDonough. Kate pertama kali terlihat di publik mengenakan permata tersebut pada 2011, beberapa bulan sebelum pernikahannya, ketika mengunjungi University of St Andrews.
Selama kunjungan mereka, William dan Kate bertemu dengan para anggota organisasi untuk mempelajari bagaimana organisasi tersebut memberikan kesempatan bagi perempuan bersosialisasi, belajar keterampilan baru, dan berpartisipasi dalam proyek-proyek komunitas.
Ratu Elizabeth II telah menjadi anggota Women’s Institute selama lebih dari 80 tahun. Organisasi ini merupakan organisasi perempuan yang berusia lebih dari 100 tahun dan terbesar di Britania Raya. Organisasi yang didirikan pada tahun 1915 ini pada awalnya dibentuk untuk menghidupkan kembali komunitas pedesaan dan mendorong perempuan untuk lebih terlibat dalam produksi pangan selama Perang Dunia Pertama. Sejak itu, tujuan Women’s Institute telah meluas.
Misi dan pesan yang diangkat organisasi ini sangat dekat dengan hati mendiang Ratu Elizabeth II. Dilansir situs web resminya, Ratu Elizabeth II mengatakan, “Perempuan telah diberikan hak pilih, perempuan Inggris telah mendaki Everest untuk pertama kalinya, dan negara ini telah memilih perdana menteri perempuan pertamanya. Women’s Institute telah menjadi pilar yang konsisten, mengumpulkan perempuan, mendorong mereka untuk memperoleh keterampilan baru, dan mengembangkan bakat unik mereka.”
Penulis: Zulfa Salman
