Mantan Pelayan Raja Bongkar Konflik Harry, William, dan Meghan di Buku Barunya

12 September 2025 17:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Pelayan Raja Bongkar Konflik Harry, William, dan Meghan di Buku Barunya
Grant Harrold, eks pelayan Raja Charles, ungkap konflik Harry, William, dan Meghan dalam buku barunya The Royal Butler.
kumparanWOMAN
Pangeran William dan Kate Middleton bersama Pangeran Harry dan Meghan Markle menyapa masyarakat di Kastil Windsor, di Windsor, Inggris, Sabtu (10/9/2022). Foto: Chris Jackson/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pangeran William dan Kate Middleton bersama Pangeran Harry dan Meghan Markle menyapa masyarakat di Kastil Windsor, di Windsor, Inggris, Sabtu (10/9/2022). Foto: Chris Jackson/Pool via REUTERS
Kehidupan keluarga Kerajaan Inggris memang selalu penuh intrik, Ladies. Kali ini, cerita datang bukan dari para bangsawan langsung, melainkan dari orang dalam yang pernah mengabdi di istana: Grant Harrold, mantan pelayan pribadi Raja Charles ketika masih bergelar Prince of Wales.
Lewat bukunya yang akan segera rilis pada Selasa (23/9), The Royal Butler, Harrold mengungkap banyak detail menarik tentang kehidupan para bangsawan, mulai dari komentar kocak Pangeran Philip di pernikahan Harry-Meghan hingga keretakan hubungan antara dua pangeran yang dulunya begitu akrab.

Hubungan Harry dan William yang Retak

Pangeran William berbincang dengan Pangeran Harry saat berjalan di Kastil Windsor, di Windsor, Inggris, Sabtu (10/9/2022). Foto: Andrew Couldridge/REUTERS
Harrold mengatakan, William dan Harry dulu sangat dekat. Tapi segalanya berubah setelah Meghan Markle hadir di kehidupan Harry pada 2016.
Menurut Harrold, Harry seolah mengalami awakening dan mulai merasa tak cocok dengan sistem kerajaan. Sayangnya, perubahan itu bertepatan dengan masuknya Meghan, yang membuat publik menganggap perubahan tersebut gara-gara sang Duchess of Sussex.

Meghan dan Imajinasi Disney Princess

Meghan Markle. Foto: dok. Instagram
Harrold juga membagikan kisah kecil tentang Meghan Markle. Ia pernah memilih makan siang dengan teman-temannya ketimbang menjalani agenda resmi kerajaan. Baginya itu biasa, tapi di istana yang jadwalnya diatur 6 bulan ke depan, hal itu dianggap pelanggaran serius.
β€œAku pikir masalah Meghan adalah ia datang dengan bayangan ala Disney Princesa dan mengira bisa melakukan hal sesuka hati. Padahal, di kerajaan ada aturan dan protokol yang harus diikuti,” ungkap Harrold.

Harry Tak Lagi Dipercaya

Pangeran Harry, Duke of Sussex dari Inggris melambai saat dia pergi setelah menghadiri upacara peringatan 10 tahun Invictus Games, di Katedral St Paul di pusat kota London (8/5/2024). Foto: JUSTIN TALLIS/AFP
Dalam wawancara dengan Page Six, Harrold menyebut Raja Charles kini tidak lagi menaruh kepercayaan pada Harry.
Apalagi, dengan adanya buku, podcast, hingga serial Netflix tentang Harry dan Meghan, membuat keluarga kerajaan khawatir rahasia internal bisa terus terbongkar. Harrold menilai peluang Harry untuk kembali ke lingkaran inti kerajaan nyaris tertutup.

William dan Masa Depan Kerajaan Inggris

Pangeran William, Pangeran Wales dari Inggris (2 dari kiri) dan Catherine, Putri Wales dari Inggris (2 dari kanan) tiba untuk mengunjungi taman Museum Sejarah Alam yang baru direnovasi, di London, pada 4 September 2025 Foto: Ben STANSALL / AFP
Di sisi lain, Harrold optimis dengan arah masa depan kerajaan di tangan Pangeran William. Ia menilai William dan Kate justru lebih modern, bahkan memilih tidak memakai pelayan.
β€œMereka cuci piring sendiri, bawa barang sendiri, masak sendiri. Sangat membumi,” tambahnya.
Harrold percaya suatu saat nanti William akan menekan β€œreset button” Kerajaan Inggris, memangkas protokol lama, dan membentuk kerajaan yang lebih sederhana serta relevan dengan publik masa kini.
Trending Now