Meghan Markle Dikritik karena Hadiri Fashion Show Balenciaga di PFW, Kenapa?
7 Oktober 2025 19:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
Meghan Markle Dikritik karena Hadiri Fashion Show Balenciaga di PFW, Kenapa?
Ini alasan Meghan Markle dikritik oleh netizen karena menghadiri fashion show Balenciaga Spring/Summer 2026 di Paris Fashion Week, Sabtu (4/10).kumparanWOMAN

Perhatian kian tertuju pada industri fashion usai Meghan Markle muncul pekan mode bergengsi Paris Fashion Week. Sang Duchess of Sussex menghadiri fashion show rumah mode mewah Balenciaga pada Sabtu (4/10) waktu Paris. Ini menjadi debut Meghan di pekan mode tersebut.
Dibalut dalam busana serba putih lansiran Balenciaga, Meghan Markle tampil anggun dan percaya diri. Meghan mengenakan kemeja button down dan celana bersiluet loose, dipadukan dengan cape atau jubah putih yang mendominasi gaya sang Duchess. Dia melengkapi tampilan tersebut dengan sepatu pump heels hitam dan gaya rambut sleek bun.
Kedatangan Meghan Markle disebut sebagai bentuk dukungan untuk Pierpaolo Piccioli, Creative Director baru Balenciaga. Koleksi Spring/Summer 2026 pada akhir pekan lalu merupakan debut Piccioli di rumah fashion mewah itu.
Meghan Markle menunjukkan antusiasmenya dengan mengunggah video reels di Instagram yang menampilkan pengalamannya selama di Paris. Ia membagikan cuplikan momen ketika berdandan, melangkah keluar hotel, hingga saat berpose di karpet merah Balenciaga Spring/Summer 2026. Istri Pangeran Harry ini juga menampilkan momen dirinya memeluk Pierpaolo Piccioli dengan erat.
Meskipun sang Duchess tampak antusias, reaksi netizen tidak selamanya positif. Justru, tak sedikit dari mereka yang mengkritik Meghan karena mengasosiasikan diri dengan Balenciaga. Pada 2022 lalu Balenciaga terlibat kontroversi akibat kampanye iklan yang dibintangi oleh anak-anak.
Dalam foto kampanye tersebut, anak-anak tampak berpose di ruangan yang dipenuhi dengan benda yang disebut bernuansa seksual dan BDSM, seperti boneka beruang yang dipakaikan harness. Skandal tersebut menyebabkan Balenciaga—yang saat itu berada di bawah kepemimpinan Demna Gvasalia—kena kecaman dari netizen dan para fashionista.
Mengingat skandal tiga tahun lalu tersebut, netizen menyebut Meghan Markle hipokrit karena mendukung brand yang “mempromosikan kekerasan terhadap anak”. Padahal, menurut netizen, Meghan sangat aktif menyuarakan aktivisme perlindungan anak.
“Mengaitkan kampanye advokasi keamanan anak milik Meghan dengan sebuah brand yang dikenal dengan skandal iklan anak kecil dalam BDSM di 2022 lalu menjadikan Meghan seorang yang munafik dan tidak sensitif,” tulis seorang pengguna X dalam cuitannya.
“Duchess Kemunafikan: Seorang perempuan yang mengeklaim membela kepentingan anak-anak, justru menghadiri fashion show yang melakukan kampanye menjijikan dengan anak-anak,” ucap seorang pengguna Instagram.
“Kenapa dia menghadiri show Balenciaga? Bagaimana bisa seorang ibu mendukung brand itu?” tulis pengguna Instagram lainnya.
Pihak Meghan Markle belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait respons negatif ini. Namun, dikutip dari Vogue, juru bicara Meghan sebelumnya menyebut bahwa kehadiran Meghan merupakan bentuk dukungan kepada teman dekat.
“Selama bertahun-tahun, sang Duchess telah mengenakan busana-busana yang dirancang Pierpaolo. Mereka pernah bekerja sama dan berkolaborasi dalam perancangan untuk momen-momen penting di panggung dunia. Meghan sudah lama mengagumi keahlian dan elegansi modern Pierpaolo, dan malam ini pun serupa,” ucap jubir Duchess of Sussex.
“Malam ini merefleksikan puncak dari tahun-tahun penuh seni dan pertemanan, direfleksikan dalam dukungan untuk chapter kreatif baru Pierpaolo di Balenciaga,” imbuhnya.
