Mengenal Perioral Dermatitis, Masalah Kulit yang Dialami Hailey Bieber

19 Juli 2025 18:30 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mengenal Perioral Dermatitis, Masalah Kulit yang Dialami Hailey Bieber
Lewat Instagram Story-nya baru-baru ini, Hailey memperlihatkan kondisi kulitnya yang sedang mengalami flare atau kemunculan gejala perioral dermatitis.
kumparanWOMAN
Glazed donut skin ala Hailey Bieber. Foto: Instagram @haileybieber
zoom-in-whitePerbesar
Glazed donut skin ala Hailey Bieber. Foto: Instagram @haileybieber
Hailey Bieber selama ini dikenal dengan julukan "glazed donut skin" berkat kulitnya yang tampak halus, lembap, dan nyaris tanpa cela. Tapi siapa sangka, di balik tampilan sempurna itu, istri Justin Bieber ini ternyata juga mengalami masalah kulit seperti kita semua, Ladies.
Lewat Instagram Story-nya baru-baru ini, Hailey memperlihatkan kondisi kulitnya yang sedang mengalami flare atau kemunculan gejala perioral dermatitis.
"Itu selalu kambuh saat aku banyak bepergian, kurang tidur, hormon, sunscreen yang tidak cocok, produk baru, dan stres," tulis Hailey.

Apa Itu Perioral Dermatitis?

Hailey Bieber curhat lewat Instagram Story soal kondisi kulitnya. Foto: Instagram @haileybieber
Perioral dermatitis adalah ruam kulit yang sering muncul di sekitar mulut, tapi juga bisa menyebar ke area dagu, hidung, dan mata. Dilansir ELLE, Dr. Mona Gohara, seorang dermatolog di Connecticut menjelaskan kondisi ini bisa dibayangkan seperti gabungan antara jerawat dan eksim.
Dalam foto yang dibagikan Hailey, terlihat area sekitar dagu dan bibirnya memerah dan meradang. Ia mengaku kondisi ini sering kambuh saat sedang banyak bepergian, kurang tidur, stres, perubahan hormon, memakai sunscreen yang tidak cocok, atau mencoba produk perawatan kulit baru.

Penyebab dan Pemicu Perioral Dermatitis

Ilustrasi kulit kering. Foto: Shuttertock
Meski belum diketahui penyebab pastinya, perioral dermatitis sering dipicu oleh penggunaan produk sehari-hari yang tampaknya baik-baik saja. Ini termasuk pelembap yang terlalu berat, krim steroid topikal, pasta gigi berfluoride, minyak esensial, serta penggunaan berlebihan produk perawatan kulit aktif seperti retinoid. Faktor lain seperti stres dan perubahan hormon juga bisa memperburuk kondisi ini.
β€œSalah satu kesalahan umum adalah memakai terlalu banyak produk aktif. Padahal, dalam kasus perioral dermatitis, pendekatan β€˜less is more’ justru lebih efektif,” ujar Dr. Gohara.

Cara Mengatasi Perioral Dermatitis

Ilustrasi perempuan dengan kulit wajah kencang dan sehat. Foto: Dok. Shutter stock
Jika kamu mengalami kondisi ini, langkah terbaik adalah menyederhanakan rutinitas skin care. Gunakan pembersih wajah yang lembut, pelembap ringan, dan hindari produk berbahan keras. Dalam beberapa kasus, dokter kulit bisa meresepkan antibiotik topikal atau oral untuk meredakan peradangan.
Hailey Bieber menghadiri Met Gala di New York City, New York, AS. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS
Ini bukan kali pertama Hailey membagikan pengalamannya tentang perioral dermatitis. Ia pernah mengunggah video di TikTok pada 2024 yang memberikan penjelasan serupa tentang kondisi kulitnya dan cara ia mengatasinya.
Dalam video itu, Hailey mengatakan menerapkan rutinitas perawatan kulit yang sangat minimal saat perioral dermatitis-nya kambuh. Ia bahkan tidak menggunakan pembersih wajah, hanya membilas dengan air lalu mengaplikasikan beberapa produk yang diresepkan dokter, seperti: Azelaic acid (biasa diresepkan untuk meredakan inflamasi), Hypochlorous acid (untuk menenangkan kulit), Clindamycin (antibiotik topikal) dan tentu saja Rhode Glazing Milk, produk miliknya yang memberikan kelembapan pada kulit.

Kulit Sehat Tak Harus Sempurna

Tiga pose yoga wajah ini agar kulit sehat dan bercahaya secara alami. Foto: metamorworks/Shutterstock
Pengakuan terbuka dari Hailey ini menjadi pengingat bahwa bahkan selebritas dengan akses ke dokter kulit dan produk terbaik pun tetap bisa mengalami masalah kulit. Ini juga mengajak kita untuk lebih lembut pada diri sendiri, dan tak mudah panik saat kulit mengalami perubahan.
Jika kamu mencurigai mengalami perioral dermatitis, sebaiknya hentikan dulu semua produk aktif dan konsultasikan dengan dokter kulit. Ingat, kulit butuh waktu dan perawatan yang tepat untuk pulih bukan tekanan untuk selalu terlihat sempurna, Ladies.
Trending Now