Role Model: Grit, Grace, and The Unbreakable Spirit of Aldila Sutjiadi

24 November 2025 18:00 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Role Model: Grit, Grace, and The Unbreakable Spirit of Aldila Sutjiadi
Aldila Sutjiadi, petenis Indonesia berprestasi dunia, berbagi perjalanan karier, nilai hidup, dan inspirasinya dalam wawancara Role Model bersama kumparanWOMAN.
kumparanWOMAN
Pemain olahraga tenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain olahraga tenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Di balik gemerlap lapangan tenis dan sorotan kemenangan, Aldila Sutjiadi adalah sosok yang membuktikan bahwa ketekunan dan karakter kuat bisa membawa atlet Indonesia menembus panggung dunia. Petenis berusia 30 tahun ini telah menorehkan berbagai prestasi di level internasional, hingga tampil konsisten di Grand Slam.
Dikenal dengan permainan yang stabil, fokus, dan kecerdasannya membaca pola lawan, Aldila terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Beberapa tahun terakhir ini menjadi salah satu fase penting dalam kariernya, termasuk ketika ia meraih gelar WTA 250 Chennai Open 2025 bersama Janice Tjenβ€”sebuah pencapaian yang semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis ganda terbaik Indonesia saat ini.
Melalui perjalanan panjang penuh latihan, pertandingan bertubi-tubi, hingga tekanan kompetisi, Aldila tetap berdiri sebagai atlet yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga matang secara mental.
Pemain olahraga tenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Dalam wawancara Role Model bersama kumparanWOMAN, ia berbagi tentang pelajaran hidup, titik terendah, hingga sosok-sosok yang menginspirasinya.

Apa hal yang paling kamu banggakan dari perjalanan kariermu saat ini, selain tentang juara dan medalinya?

Aldila: Untuk aku hal yang membagakan itu, iget to travel all around the world, ketemu dengan orang baru, teman baru, dan juga aku bisa mencoba berbagai macam makanan lokal dan belajar bahasa dan culture mereka.

Kamu dan Janice Tjen terlihat sangat kompak di lapangan. Bagaimana caranya menjaga chemistry hingga akhirnya meraih juara WTA 250 Chennai Open 2025?

Pemain olahraga tenis asal Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Aldila: Pastinya itu dari hubungan kita berdua di luar lapangan ya. Karena memang aku ketemu Janice sejak 2018 atau 2019, dan dari situ pun juga aku memang suka dengan karakteristik Janice. Kita juga dekat, dan waktu itu sempat latihan bareng, jadi memang meluangkan waktu satu sama lain, bersama, itu membantu chemistry kita di dalam lapangan.

Apa pelajaran yang kamu dapat dari tenis dan sangat berguna untuk menjalani hidup di luar lapangan?

Aldila: Disiplin, kerja keras, dan juga pantang menyerah. Jadi semua itu bisa dilakukan di dalam maupun di luar lapangan.
Karena disiplin pun juga, kita harus disiplin dalam latihan, disiplin dalam recovery, dan disiplin juga dalam hal-hal lain seperti diet, makanan dan juga kerja keras itu, pasti semua orang perlu ya. Bukan hanya atlet profesional, tapi juga di kehidupan luar.

Apa titik terendah kamu selama menjalani karier sebagai atlet tenis profesional?

Aldila: Mungkin titik rendahnya saat kita mengalami kekalahan, apalagi kekalahan yang berturut-turut, itu pastinya kan hal yang tidak menyenangkan.
Sebenarnya bukan dari kekalahannya, mungkin dari pressure dan juga ekspektasi orang di luar. Karena kan ya kalau misalnya kita tidak perform, kita kalah, pastikan banyak yang mengkritik. Sedangkan orang yang mengkritik itu tidak tahu bagaimana pengorbanan kita untuk mencapai titik tersebut.
Jadi, ya, menurut aku hal yang terpenting itu bagaimana cara kita supaya bisa tidak terlalu memikirkan kritik tersebut, tetapi lebih fokus ke diri kita bagaimana kita improve untuk ke depannya.

Sebutkan 3 hal yang mendeskripsikan dirimu

Aldila: Tekad, pantang menyerah, disiplin.
Karena memang itu, tiga hal yang membuat aku bisa menjadi atlet profesional tenis saat ini dan tanpa tiga hal tersebut mungkin aku tidak bisa berada di level saat ini.
Pemain olahraga tenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Bagi kumparanWOMAN, kamu adalah Role Model. Bagaimana perasaan kamu?

Aldila: Pastinya aku sangat senang dan bangga bisa menjadi salah satu role model di kumparanWOMAN, karena memang aku sendiri ingin memotivasi khususnya atlet-atlet junior yang sedang merintis karier di tenis.
Aku ingin mereka mempunyai goal, cita-cita untuk menjadi seperti aku atau pun bisa lebih baik daripada aku dan pastinya aku ingin membantu mereka untuk mencapai goal tersebut.

Siapa sosok role model kamu dan kenapa?

Aldila: Sebenarnya ada banyak, cuma salah satu yang aku suka itu Tante Trin atau Ibu Destry Damayanti. Dia itu sempat menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan dia she is a very strong independent woman.
Trending Now