Sosok Giorgio Armani yang Dikenal Sebagai Maestro Dunia Mode

8 September 2025 19:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sosok Giorgio Armani yang Dikenal Sebagai Maestro Dunia Mode
Desainer legendaris Giorgio Armani meninggal dunia pada Kamis (4/9) dalam usia 91 tahun. Ia dikenal sebagai maestro dan sosok berpengaruh di dunia fashion.
kumparanWOMAN
Sosok Giorgio Armani, desainer asal Italia yang dikenal sebagai maestro dunia fashion. Foto: Patrick Kovarik/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Sosok Giorgio Armani, desainer asal Italia yang dikenal sebagai maestro dunia fashion. Foto: Patrick Kovarik/AFP
Desainer Giorgio Armani yang dijuluki โ€œRe Giorgioโ€ atau โ€œKing Georgeโ€ dikabarkan meninggal di usia 91 tahun pada Kamis (4/9). Ia lahir di Piacenza, Italia Utara, pada 11 Juli 1934.
Sebagai tokoh berpengaruh dalam industri mode, Armani dikenal lewat gaya desainnya yang elegan dan minimalis. Karya-karyanya tak hanya mendefinisikan ulang cara berpakaian baik untuk laki-laki maupun perempuan, tetapi juga meninggalkan jejak mendalam dalam dunia fashion internasional.
Dibalik kesuksesan brand-nya yang kini bernilai ratusan triliun rupiah, tersimpan banyak cerita inspiratif dari perjalanan hidup Armani. Yuk, simak kisah lengkapnya yang sudah dikemas oleh kumparanWOMAN berikut ini!

Sempat Menempuh Pendidikan Dokter

Karier Armani di dunia fashion memang luar biasa, tapi siapa sangka ia justru memulai perjalanannya di dunia pendidikan kedokteran? Pada tahun 1956, Armani tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran di Universitas Milan.
Namun setelah tiga tahun, ia menyadari bahwa dunia medis bukanlah jalannya. Ia pun meninggalkan bangku kuliah dan memutuskan untuk bergabung dengan militer. Sayangnya, kehidupan sebagai tentara juga tidak membuatnya merasa cocok. Armani akhirnya memilih untuk mencari pekerjaan yang lebih sesuai dengan minat dan passion-nya.

Memulai Karier Fashion

Awal mula karier fashion Giorgio Armani. Foto: Julien De Rosa/AFP
Setelah itu Armani bekerja sebagai penata etalase (window dresser) di La Rinascente, sebuah department store ternama di Milan.
Tak hanya menata tampilan jendela toko, Armani juga mulai mempelajari berbagai jenis kain, memahami selera konsumen, hingga turun langsung ke pabrik tekstil untuk memilih bahan. Pengalaman ini menjadi pondasi penting yang membentuk gaya desainnya di masa depan.
Kariernya di dunia fashion benar-benar dimulai ketika ia mendapat posisi sebagai desainer busana pria di rumah mode milik Nino Cerruti pada awal 1960-an.
Kemampuannya dalam memilih kain berkualitas dan menciptakan potongan busana yang presisi membuatnya dipercaya untuk merestrukturisasi pendekatan desain perusahaan. Busana pria hasil rancangannya terkenal rapi, elegan, namun tetap nyaman dan bisa diproduksi dalam skala besar.

Mendirikan Giorgio Armani S.p.A pada 1975

Titik balik karier Armani terjadi ketika ia bertemu dengan seorang arsitek bernama Sergio Galeotti, yang juga kemudian menjadi partnernya. Sergio mendorong Armani untuk membangun brand fashion miliknya sendiri.
Akhirnya, pada tahun 1975, mereka mendirikan Giorgio Armani S.p.A. dan meluncurkan koleksi perdana untuk pria dan wanita. Sejak saat itu, Armani mulai merevolusi busana formal, termasuk menjadi pelopor dalam desain jas untuk perempuan yang sebelumnya hanya didesain khusus untuk pria.

Puncak Kejayaan Dimulai dari Film American Gigolo 1980

Puncak kejayaan Giorgio Armani dimulai semenjak Film American Gigolo. Foto: Filippo Monteforte/AFP
Nama Giorgio Armani semakin melambung setelah ia merancang kostum untuk Richard Gere dalam film American Gigolo (1980). Jas Armani dalam film tersebut menjadi tren global dan memantapkan reputasinya sebagai desainer pria modern.
Setelah itu, karya-karyanya pun dikenakan oleh banyak selebriti dunia dalam momen-momen penting, seperti Rihanna di ajang Grammy Awards 2017, Anne Hathaway di Academy Awards 2009, hingga gaun pengantin ikonik yang dikenakan Putri Charlene dari Monaco pada tahun 2011.

Menjadi Rumah Mode Independen

Giorgio Armani dikenal sebagai salah satu rumah mode independen terbesar di dunia yang terus berkembang hingga saat ini. Di tengah industri fashion yang didominasi oleh konglomerasi besar, Armani tetap mempertahankan kendali penuh atas brand miliknya sebuah langkah langka dan berani.
Lini bisnisnya kini mencakup berbagai kategori, mulai dari fashion hingga gaya hidup, antara lain: Giorgio Armani, Emporio Armani, A|X Armani Exchange, Armani Jeans, Armani Junior, Armani/Casa (desain interior), hingga Armani Beauty (kosmetik dan parfum).
Brand ini juga rutin melenggangkan koleksi-koleksi terbarunya di panggung fashion dunia, termasuk Paris Fashion Week, Milan Fashion Week, hingga Paris Haute Couture Week, membuktikan eksistensinya sebagai ikon mode global yang tak pernah kehilangan relevansi.
Armani telah menjadi sosok revolusioner dalam dunia mode, siapakah yang akan menjadi penerus jejaknya?
Trending Now