Tips Memakai High Heels untuk Kesehatan Jangka Panjang

9 September 2025 11:20 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Memakai High Heels untuk Kesehatan Jangka Panjang
High heels adalah jenis sepatu dengan hak tinggi yang membuat tampilan kaki terlihat jenjang dan elegan. Namun, di balik kesan anggunnya, penggunaan high heels ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan
kumparanWOMAN
Pemakaian high heels perlu diperhatikan agar tidak berdampak pada kesehatan tubuh. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Pemakaian high heels perlu diperhatikan agar tidak berdampak pada kesehatan tubuh. Foto: Shutterstock
Anggun, cantik, dan terlihat jenjang, inilah yang ditawarkan oleh sepatu hak tinggi atau high heels. Tak heran kalau hampir setiap perempuan punya setidaknya satu pasang dalam koleksi fashion mereka.
Namun, di balik pesona yang ditampilkan, high heels juga menyimpan risiko kesehatan yang seringkali terabaikan. Pemakaian high heels dalam waktu lama bisa memberi tekanan berlebih pada sendi, otot, hingga memengaruhi postur tubuh. Alhasil, keinginan tampil menawan seharian justru bisa berbalik menjadi masalah kesehatan.
Untuk mengupas lebih dalam soal hal ini, tim kumparanWOMAN berbincang langsung dengan dr. Mohammad Adib Khumaidi, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi & Traumatologi. Wawancara eksklusif ini akan membahas apa saja dampak penggunaan high heels bagi tubuh. Jadi, pastikan kamu membaca sampai akhir ya!

Risiko dari Memakai High Heels

Risiko kesehatan di balik sepatu high heels. Foto: Shutterstock
Ada beberapa risiko kesehatan yang dapat muncul akibat penggunaan high heels. Menurut dr. Adib, masalah pertama terjadi pada tulang belakang, seperti munculnya nyeri punggung, serta nyeri panggul yang dikenal dengan istilah sciatica.
Lutut, sebagai penopang beban tubuh, juga ikut terdampak akibat perubahan mekanik saat memakai heels. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena osteoartritis.
Sementara itu, di bagian tumit, penggunaan high heels dalam jangka panjang bisa menyebabkan peradangan pada tendon achilles, serta kondisi plantar fasciitis (nyeri pada telapak kaki bagian bawah).
β€œPada bagian depan kaki atau metatarsal, perubahan lengkung tulang bisa menyebabkan nyeri dan munculnya bunion, yaitu tulang menonjol pada jari kaki pertama atau kelima,” ujar dr.Adib.

Efek Keseringan Pakai High Heels Bisa Mengubah Struktur Tubuh

High heels memang dapat meningkatkan kepercayaan diri seorang perempuan. Namun, menurut dr. Adib, saat mengenakan sepatu hak tinggi, posisi tubuh cenderung terdorong ke depan. Kondisi ini membuat tubuh harus melakukan kompensasi, terutama pada bagian tulang belakang, lutut, panggul, hingga tumit, yang dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Dampak Penggunaan High Heels pada Tulang Belakang

Dampak penggunaan high heels pada tulang punggung. Foto: Shutterstock
Dalam pemakaian jangka panjang high heels bisa menyebabkan risiko pada bagian tulang belakang.
β€œ Dalam jangka panjang, hal ini dapat memicu kifosis karena struktur tubuh tertarik ke belakang,” ujar dr.Adib.
Selain itu, juga berpotensi menyebabkan saraf kejepit. β€œYang paling penting lagi, ada penyempitan pada tulang belakang yang menimbulkan gejala low back pain. Bahkan bukan tidak mungkin berkembang menjadi kanal stenosis, atau yang sering dikenal dengan saraf terjepit (HNP),” tambah dr. Adib”

Tips Menggunakan High Heels

Tenang, Ladies! Kamu tetap bisa tampil anggun dengan high heels, asalkan tahu cara memakainya dengan bijak. Berikut beberapa tips dari dr. Adib yang bisa kamu ikuti:

1. Hindari model stiletto

Pertama, dr.Adib menyarankan untuk memilih high heels dengan ujung yang lebih lebar dan menghindari model stiletto yang runcing. Pastikan juga sepatu memiliki bantalan lembut (padding) di dalamnya untuk mengurangi tekanan dan rasa nyeri pada kaki.

2. Perhatikan Durasi Pemakaian

Hal penting yang perlu kamu perhatikan adalah durasi pemakaian high heels, yang disesuaikan dengan tinggi hak sepatu. Berikut saran durasi pemakaian dari dr. Adib:

3. Bawa Dua Pasang Sepatu

Jika pekerjaan atau aktivitasmu mengharuskan memakai high heels, selalu sediakan dua pasang sepatu: satu high heels dan satu sepatu datar (flat shoes) dengan bantalan empuk. Gunakan secara bergantian untuk mengurangi risiko cedera atau nyeri.

Perawatan Setelah Memakai High Heels

Setelah memakai high heels kamu perlu melakukan beberapa perawatan di rumah. Foto: Shutterstock
Menurut dr. Adib, perawatan setelah menggunakan high heels sama pentingnya dengan pemilihan sepatu itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi otot dan sendi yang bekerja ekstra saat memakai sepatu hak tinggi.
β€œSetelah seharian memakai high heels, lakukan peregangan ringan selama 10–20 menit. Gerakannya bisa sederhana, misalnya berdiri sambil menempelkan punggung ke dinding dan menjaga posisi tegak,” ujarnya
Ia menambahkan Setelah peregangan, rendam kaki dengan air hangat, dan bisa ditambahkan garam untuk membantu merilekskan otot, mengurangi pembengkakan, dan meredakan ketegangan di telapak kaki serta pergelangan.

Jadi, Boleh Nggak Pakai High Heels?

Meskipun memiliki sejumlah risiko, bukan berarti kamu nggak boleh pakai high heels sama sekali. Kamu tetap bisa tampil anggun dan percaya diri, asal tahu cara menggunakannya dengan bijak dan mengikuti saran dari para ahli seperti dr. Adib.
Karena tampil percaya diri itu penting, tapi kesehatan tubuh juga jangan dilupakan, ya, Ladies!
Trending Now