Tren Pekan Mode New York Musim Semi/Panas 2026

13 November 2025 17:04 WIB
Β·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tren Pekan Mode New York Musim Semi/Panas 2026
Label baru seperti Fforme, Diotima, dan Lii mencuri perhatian di NYFW Spring/Summer 2026 dengan visi segar dan elegan, menegaskan semangat baru dalam industri mode New York.
kumparanWOMAN
New York Fashion Week Spring Summer 2026. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
New York Fashion Week Spring Summer 2026. Foto: Istimewa
Pekan Mode New York untuk musim semi/panas 2026 digelar pada September lalu. Di antara label dan desainer besar seperti Ralph Lauren, Tory Burch, Michael Kors, hingga Prabal Gurung, muncul pula nama-nama baru seperti Fforme, Diotima, Area, Zankov, dan Lii yang berhasil mencuri perhatian bahkan disebut sebagai titik terang baru di industri mode New York.
Lewat kreativitas dan perspektif segar, para desainer ini menawarkan arah baru bagi mode Amerika: lebih berani, fungsional, namun tetap elegan. Dari siluet minimalis hingga permainan tekstur dan warna, mereka menunjukkan bahwa New York tak pernah kehabisan energi kreatif.
Berikut rangkuman tren menarik dari koleksi fashion mereka.

Big Red Dress

Koleksi Ralph Lauren Spring Summer 2026 di New York Fashion Week. Foto: Ralph Lauren
Derasnya kemunculan ragam siluet gaun merah panjang, seakan mewakili bara kemarahan masyarakat mode terhadap pemerintah mereka. Napas klasik Ralph Lauren, dipadu segar dengan one shoulder dan aksen cut-out. Sementara Ashlyn memilih bentuk kepompong dari pinggang ke bawah ditemani shoulder shrug.
Koleksi Tory Burch Spring Summer 2026 di New York Fashion Week. Foto: Instagram @toryburch
Brandon Maxwell membuat impul yang sekilas sederhana, namun ampuh memberi secercah drama. Tory Burch menawarkan kadar sensual lewat paparan bahu bersama materi yang memeluk di atas, melayang di bawah. Karya dari Area, adalah tube dress dengan aksen beraroma origami yang artistik. Kreasi inovatif datang dari Diotima.
Rachel Scott, sang direktris kreatif, mencipta gaun tanpa lengan penuh cabikan rayon dan bawahan yang dilipat ke dalam membentuk gelembung, memadankannya dengan dalaman merah dadu beraksen silinder hitam di lengan dan leher. Fashion New York terlahir kembali.

Kuasa Setelan

Koleksi Michael Kors Spring Summer 2026. Foto: Michael Kors
Perluasan peran profesional dan ruang berkarya perempuan terjawab melalui barisan setelan ini. Michael Kors memberi pilihan chic melalui blazer tanpa kelepak berlilit sabuk dobel dan celana jogger.
Ulla Johnson mendatangkan blazer single breasted dan palazzo bermotif vertikal bersama aksesori bros, kental berirama vintage.
Calvin Klein Collection Spring 2026 by Veronica Leoni. Foto: Instagram @calvinklein
Monse dan Calvin Klein pro di area abu-abu, kontra di kutub gaya. Monse menawarkan setelan low-rise palazzo dan blazer crop top yang menampangkan abdomen. Provokatif dan sensual. Calvin Klein Collection mendatangkan rok H selutut dan atasan bergaya kimono. Senyap dan santun.
Pilihan avant-garde datang dari Prabal Gurung dan Khaite. Prabal memasangkan celana berpaha gembung bersama blazer tanpa lengan bersiluet New Look. Bukaan depan blazer Khaite, dibuat jatuh jauh ke pinggang kiri. Ketidakseimbangan yang dihitung cermat. Dipasangkan bersama celana bermuda selutut, amatlah kini.

The New Minimalist

TOTEME Spring Summer 26 runway show, New York City. Foto: Instagram @toteme
Garis minimalis yang identik dengan New York, terbagi ke dalam dua kubu warna. Tory Burch dan Toteme mengacu pada baby blue dan butter yellow, sama-sama memilih bahan bertekstur, bagian atas tanpa lengan dan rok mencapai lutut. Mudah jadi pilihan chic untuk iklim tropis.
ZANKOV Spring Summer 2026 β€œThat Was Then, This Is Now”. Foto: Instagram @zankov
Tibi dan Eckhaus Latta senada menempatkan tali-tali tipis pada bahu bagi terusan karya mereka. Henry Zankov yang menggawangi label Zankov, mempersembahkan terusan tanpa lengan panjang dari materi rajut, dengan aksen sparkling di seputar leher dan bahu. Tepat untuk agenda keluar malam tak terencana.

Putih Tanpa Sepi

FFORME Spring Summer 2026. Foto: Instagram @fforme
Badai warna putih menerjang New York musim ini. Seiring dengan aspirasi purifikasi yang tengah mengglobal: padel dan pilates, kombucha dan matcha latte, party siang hari dan non-alcoholic wine. Fforme menawarkan kepraktisan chic dengan setelan kaus lengan pendek dan rok maksi beraksen rangkaian rumbai di semua tepi.
Sandy Liang Spring Summer 26 Collection. Foto: Instagram @sandyliang
Sandy Liang menempuh jalur manis lewat terusan panjang bergelimang pita. Toteme mencipta bohemian look lewat luaran rajut. Veronica Leoni sang direktris kreatif, mengkreasikan terusan boat neck semata kaki, yang terbuat dari jalinan karet celana dalam Calvin Klein. Inside out, literally.
Altuzarra bermain dengan tekstur, memenuhi terusannya dengan juntaian bordir bunga dan daun. Persembahan modernitas Zane Li dari Lii, adalah terusan mini dengan aksen dua lubang di bagian bahu.

Fringe vs. Feather

Diotima Spring Summer 2026 'Bachanal'. Foto: Instagram @diotima.world
Semarak rumbai makro dan mikro, mulai dari cabikan bahan hingga lambai bulu-bulu, ramai terjuntai. Michael Kors, Jason Wu dan Diotima menerapkan ide dengan lebih membumi.
Aksen cabikan rapi pada terusan kemeja Jason, rumbai panjang pada blazer tanpa lengan Michael dan tumpukan rumbai asimetris di celana Diotima, ramah gaya keseharian profesional atau pribadi. Aplikasi bulu-bulu sekujur tube dress semata kaki dari Prabal Gurung melahirkan elegansi dan drama, sepadan bagi agenda-agenda istimewa.
Lalu kapan kita bisa mengenakan setelan rumbai keemasan Calvin Klein dan terusan pom-poms aneka warna dari Area? Ketika kita merayakan sesuatu sekali seumur hidup.
Penulis: Rifina Marie
Trending Now