Video Role Model: GKR Bendara Sepenuh Hati Merawat Tradisi di Era Digital

11 Desember 2025 20:05 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Video Role Model: GKR Bendara Sepenuh Hati Merawat Tradisi di Era Digital
GKR Bendara menjembatani tradisi Keraton Yogyakarta dengan tuntutan zaman yang serba digital. Ia membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan bisa kuat, relevan, dan tetap berakar pada budaya.
kumparanWOMAN
Gusti Kanjeng Ratu Bendara untuk Role Model kumparanWOMAN. Fotografer: Aditia Noviansyah (kumparan); MUA: Tim GKR Bendara; Hairdo: Tim GKR Bendara; Wardrobe: Wilsen Willim, OE; Accessories: Tulola; Lokasi: Keraton Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gusti Kanjeng Ratu Bendara untuk Role Model kumparanWOMAN. Fotografer: Aditia Noviansyah (kumparan); MUA: Tim GKR Bendara; Hairdo: Tim GKR Bendara; Wardrobe: Wilsen Willim, OE; Accessories: Tulola; Lokasi: Keraton Yogyakarta
Ketika budaya yang luhur harus tetap relevan di era digital, nama Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara menjadi sosok yang tak bisa dilewatkan. Bungsu dari Sri Sultan Hamengkubuwono X ini memegang dua peran strategis: Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) di Keraton Yogyakarta dan Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY.
Di dua peran yang saling beririsan ini, GKR Bendara mengemban misi menjaga warisan budaya sambil menavigasi kebutuhan zaman yang serba cepat dan digital. Di satu sisi, ia harus menjaga agar budaya yang ada tetap lestari, namun di sisi lain ia harus terus berinovasi.
Perjalanannya tidak selalu mulus. Meski ia duduk di posisi strategis, nyatanya sebagai woman leader, ia kerap disepelekan. Meski begitu, ia memilih menjawab semua keraguan dengan kinerja.
β€œMenyelaraskan tentu tidak mudah. Tantangan utamanya adalah disepelekan. Siapa yang menyepelekan? Banyak!” ujar Gusti Bendara kepada kumparanWOMAN disela-sela momen photoshoot untuk program Role Model.
Bagaimana ia menyeimbangkan antara tuntutan modernitas dengan nilai luhur keraton? Apa saja strategi yang ia ambil di balik digitalisasi budaya? Dan bagaimana ia menghadapi double standard yang melekat pada posisi perempuan di institusi monarki?
Selengkapnya, berikut wawancara eksklusif kumparanWOMAN bersama GKR Bendara untuk program Role Model.
Trending Now