Konten Media Partner

Lampung Youth Converence: Dukungan Para Pelajar se-Lampung Berkembang Sejak Dini

8 Juli 2022 22:20 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Lampung Youth Converence: Dukungan Para Pelajar se-Lampung Berkembang Sejak Dini
Lampung Youth Converence, wadah pelajar SMA ini untuk mengasah kemampuan secara menyeluruh, dan berkolaborasi. Serta untuk menyiapkan diri ke jenjang berikutnya. #publisherstory
Lampung Geh
Para peserta Lampung Youth Converence. Foto: Pelajar Pedia
zoom-in-whitePerbesar
Para peserta Lampung Youth Converence. Foto: Pelajar Pedia
Lampung Geh, Bandar Lampung - Masa remaja, salah satu masa yang dinantikan anak-anak. Nampak lebih ceria, lebih bebas, dan lebih leluasa dalam menentukan keputusan masa depan.
Namun, ekspetasi tersebut bisa 180 derajat berbeda dengan realita yang sesungguhnya. Faktor yang mempengaruhi pun beraneka ragam. Salah satunya, bagaimana kebiasaan berperilaku di saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dalam Journal of Personality and Social Psychology, ada sebuah riset yang diterbitkan bawa perilaku remaja di masa SMA ternyata bisa memprediksi pendapatan dan kesuksesan karir di kehidupan selanjutnya.
Pilihan sikap antusiasme dan tanggung jawab besar saat berada di sekolah memiliki peluang kesuksesan karir lebih besar dibanding mereka yang cenderung cuek atau tak peduli.
Membangun sikap antusiasme dan tanggung jawab dalam diri pelajar SMA tidak lah instan. Selain kemauan pribadi, dukungan guru hingga orang sekitanya pun harus melengkapi.
Salah satu dukungan masyarakat akan kesusksesan pelajar SMA saat ini untuk nantinya dengan dibentuknya Lampung Youth Converence yang diadakan Pelajar Pedia (pelajar_pedia) kolaborasi bersama Lampung Geh (@lampuung).
Para peserta Lampung Youth Converence. Foto: Pelajar Pedia
Diki Thantawi, owner Pelajar Pedia ini mengatakan Lampung Youth Converence diadakan supaya kemampuan dari pelajar SMA ini terasah dan menyeluruh dimiliki dimana pun pelajar berada.
Menurutnya, beberapa stigma pelajar di Kota Bandar Lampung lebih dahulu memahami rencana kedapannya tak bisa secara langsung disalahkan.
"Kita tahulah, kalau di pusat kota pasti akses dapat sampai lebih cepat, media pembelajaran mungkin juga lebih dulu dijangkau pelajar di Kota," kata Diki.
Hal ini bukan digunakan untuk mengukur mana yang lebih baik atau tidak. Namun, menyadarkan anak bangsa untuk berperan aktif membuat peluang pelajar dari luar Kota Bandar Lampung juga bisa unjuk kemampuan.
"Awalnya, Lampung Converence ini terbentuk atas gagasan kami dan 8 Ketua OSIS di Bandar Lampung. Yang mana, tahun 2020 kegiatan OSIS di tak berjalan," kata Diki.
Keresahan yang sama antara 8 Ketua OSIS menjadi semangat untuk menemukan cara para pelajar atau pengurus OSIS tidak turut stagnan.
"Akhirnya berkumpul untuk membuat Lampung Converence. Kemudian, tercetus dorongan untuk bersama-sama berkembang dengan para OSIS SMA di luar Kota Bandar Lampung," terangnya.
Selain berfokus untuk mengasah kemampuan pelajar SMA dalam secara umum, peningkatan kreativitas dalam bermedia.
Owner Lampung Geh, Bery Decky Saputra, mengatakan kesadaran pelajar SMA untuk menggunakan media juga perlu dibenahi. Bagaimana memanfaatkan media untuk mendorong kemampuan diri dan mengasah kreativitas.
Para peserta Lampung Youth Converence. Foto: Pelajar Pedia
"Beberapa pemberitaan dari jurnalis Lampung Geh ternyata salah satu tawuran antar pelajar dipicu salah penggunaan media, termasuk media sosial," kata Bery yang juga salah satu owner Pelajar Pedia.
Bery menjelaskan, kedekatan pelajar selama pembelajaran daring ternyata memicu efek yang kurang baik. Adanya Lampung Youth Converence ini akan membantu para pelajar SMA menggunakan media dengan baik dan benar.
"Yang pastinya, para pelajar akan dibimbing untuk kreatif menggunakan media dan bisa menghasilkan kebermanfaatan," ungkapnya.
Setelah agenda ini, para owner Pelajar Pedia berharap pelajar SMA yang mengikuti agenda ini bisa bertumbuh antusiasme dan bertanggung jawab besar untuk kesuksesan karir di masa depan.
Untuk diketahui, kegiatan Lampung Youth Converence sendiri diadakan di Bapelkes Lampung pada 5-7 Juli 2022. Diikuti oleh 17 perwakilan SMA dari 9 Kota/Kabupaten di Provinsi Lampung, seperti dari Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Utara, Tanggamus, Pesawaran, dan Pringsewu.
Peserta yang turut direkomendasikan oleh Kepala Sekolah masing-masing mendapatkan beberapa materi, yakni: Creative Thinking, Leadership, Media Creative, dan pengetahuan soal SNMPTN. (*)
Trending Now