Konten Media Partner

Pembunuhan Tragis di Bandar Lampung: Ayah Tewas Ditebas, Pelaku Diduga ODGJ

21 November 2025 15:49 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Pembunuhan Tragis di Bandar Lampung: Ayah Tewas Ditebas, Pelaku Diduga ODGJ
Marso dibunuh Rustam, anak kandungnya, hingga kepala nyaris putus. Pelaku diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), pada Jumat (21/11).
Lampung Geh
Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
Lampung Geh, Bandar Lampung - Marso (67) dibunuh Rustam, anak kandungnya, hingga kepala nyaris putus. Pelaku diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), pada Jumat (21/11).
Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya langsung menuju lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Setelah dilakukan olah TKP korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Untuk lukanya di bagian leher hampir putus karena digorok menggunakan senjata tajam jenis golok," katanya.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku merupakan anak kandungnya. Ia langsung melarikan diri usai membunuh korban.
"Pelaku anak kandungnya sendiri masih dilakukan pengejaran oleh tim Tekab 308 karena pelaku juga membawa senjata tajam yang digunakan pada saat membunuh ayah kandungnya," ujarnya.
TKP ayah tewas dibunuh anak kandung di Gang Pendowo, Jalan Sri Krisna, Kelurahan Rajabasa Jaya, Rajabasa, Bandar Lampung. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
Selain itu, keterangan saksi pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun, hal itu masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Keterangan warga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau depresi. Namun, akan kami cek kembali," ungkapnya.
Menurut Budi, sebelum peristiwa pembunuhan, korban mengajak pelaku ke Pesisir Barat untuk bekerja di kebun. Namun, pelaku tidak mau.
"Sehingga mungkin kesal, masuk kedalam terus orang tuanya mengikuti mengambil alat di kamar berupa senjata tajam dan mendorong orang tuanya dan dilakukan pembunuhan," pungkasnya. (Yul/Lua)
Trending Now