Konten dari Pengguna
Urgensi Sosialisasi UU ITE di Kalangan Gen-Z
17 September 2025 13:22 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Urgensi Sosialisasi UU ITE di Kalangan Gen-Z
Perkembangan pesat teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga memunculkan risiko penyalahgunaan informasi, hoaks, dan cyberbullying. Oleh karennya, dirasa penting untuk mensosialisasikan UU Luthfy Rijalul Fikri
Tulisan dari Luthfy Rijalul Fikri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangerang Selatan—Dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat, Dosen Universitas Pamulang (UNPAM) Siti Holisah, S.Kom.I., M.Sos. dan Luthfy Rijalul Fikri, S.Sos.I., M.I.Kom. menyelenggarakan sosialisasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di SMK Muhammadiyah 3 Tangerang Selatan, jum’at, 2 Mei 2025, bertempat di aula SMK Muhammadiyah 3 Tangerang Selatan.
Kegiatan yang diikuti sedikitnya 40 siswa tersebut berjalan lancar, khidmat dan interaktif.
Dalam pemaparannya, Ketua Tim PkM Siti Holisah menjelaskan, bahwa Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga dirancang berdasarkan teori komunikasi dan perubahan perilaku agar berdampak baik jangka panjang.
“Perkembangan pesat teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga memunculkan risiko penyalahgunaan informasi, hoaks, dan cyberbullying. Oleh karennya, dirasa penting untuk mensosialisasikan UU ITE kepada siswa SMK—sebagai generasi yang aktif bermedia sosial” papar Siti.
Di tempat yang sama, dosen anggota PkM Luthfy R. F menambahkan, pengabdian ini diharapkan membantu menciptakan ekosistem digital di sekolah yang lebih aman, nyaman dan produktif.
“Jika kita merujuk perkataan Rogers (1962) dalam Diffusion of Innovations, bahwa penyebaran informasi UU ITE dilaksanakan sebagai inovasi sosial, agar cepat diadopsi siswa, materinya pun dirancang memenuhi lima atribut, antara lain; Keunggulan Relatif, Kompatibilitas, Kompleksitas, Trialability dan Observability” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan dari pihak sekolah, Mugiarto, SE., MM ketika diwawancara menegaskan, bahwa pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut.
“Selain menjadi guide bagi siswa bagaimana berselancar di dunia maya yang benar dan sesuai aturan, juga menyadarkan siswa khususnya dan kami semua sivitas akademik, bahwa kemajuan teknologi sejatinya memberikan peluang besar apabila kita bisa bijak dan cermat dalam menggunakannya” tutur Mugiarto.
Masih menurut Mugiarto, pihaknya berharap kegiatan positif ini terus dilaksanakan dan ke depan terjalin kerjasama yang bai kantar kedua lembaga, guna bersama mencetak genarasi unggul dan berbudi pekerti yang luhur.
Selesai kegiatan, seorang siswa ketika dimintai tanggapan menuturkan bahwa dirinya merasa tercerahkan dan akan lebih berhati-hati serta cermat dalam bermedia sosial.
“Penjelasan dosen mudah dipahami. Saya kini tahu cara cek fakta sebelum share konten,”pukasnya. (lrf)

