Konten Media Partner
Apel Perdana Usai Libur Panjang, Wabup Bolmong Minta ASN Jangan Malas
9 April 2025 10:09 WIB
Β·
waktu baca 2 menitDiperbarui 20 Mei 2025 7:29 WIB

Konten Media Partner
Apel Perdana Usai Libur Panjang, Wabup Bolmong Minta ASN Jangan Malas
Wakil Bupati Bolmong, Doni Lumenta, mengatakan ASN harusnya lebih bersemangat usai libur panjang, karena telah mendapatkan waktu istirahat yang banyak. #publisherstory #manadobaciritaManado Bacirita

BOLMONG - Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow (Bolmong), Doni Lumenta, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak bermalas-malasan usai libur panjang. Hal ini disampaikan Wabup saat memimpin apel perdana usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah, Rabu (9/4).
Dikatakan Doni, ASN harus punya semangat baru usai mendapatkan liburan panjang, sehingga seharusnya kinerja harus ditingkatkan, serta pemberian pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal lagi.
βKita semua telah diberikan waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Kini saatnya kita kembali fokus pada tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Momentum Idul Fitri ini menjadi refleksi untuk memperbaiki diri, meningkatkan disiplin, dan memperkuat komitmen dalam bekerja,β ujar Doni.
Wabup juga menyinggung pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2022 yang menjadi pedoman penting dalam upaya peningkatan kinerja pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa penerapan aturan tersebut akan terus didorong, meskipun diakui tidak mudah dalam melaksanakan.
βPeraturan ini sudah kami pelajari dan sangat baik untuk diterapkan. Memang tidak mudah, tapi kalau kita jalankan dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan sangat bermanfaat, baik untuk pribadi, keluarga, maupun masyarakat. Mulai besok, semua ketentuan yang telah ditetapkan harus dijalankan secara disiplin, termasuk dalam hal pemotongan-pemotongan yang dimaksud,β katanya.
βLibur telah usai. Kini saatnya kembali bekerja dengan sepenuh hati. Mari kita jadikan momen ini sebagai awal yang baik untuk membangun Bolmong yang lebih maju dan sejahtera,β ujarnya lagi.
Penulis: Rama Fatah
