Konten Media Partner
BP3MI Sulut Temukan Modus Baru Warga Sulut ke Kamboja: Berangkat dari Gorontalo
20 Oktober 2025 16:05 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
BP3MI Sulut Temukan Modus Baru Warga Sulut ke Kamboja: Berangkat dari Gorontalo
Warga Sulawesi Utara kini memilih Gorontalo sebagai lokasi keberangkatan awal menuju ke Kamboja. Ini dikarenakan pengawasan ketat diberlakukan di Bandara Sam Ratulangi. #publisherstory #manadobaciritaManado Bacirita

MANADO - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut) mengungkapkan temuan modus baru keberangkatan warga Sulut ke Kamboja untuk bekerja baik sebagai admin situs judi online maupun menjadi pelaku scammer.
BP3MI mengungkapkan jika saat ini keberangkatan warga asal Sulut ke Kamboja, menggunakan jalur baru yakni memilih berangkat dari Gorontalo agar tak lagi dicegat di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Menurut Kepala BP3MI Sulut, Syachrul Afriyadi, melalui Pengantar Kerja Ahli Pertama, Jordy Subekti, pemilihan Gorontalo sebagai lokasi keberangkatan awal, dikarenakan semakin ketatnya pengawasan di Bandara Sam Ratulangi Manado.
โMereka sekarang lebih nekat. Jadi warga Sulut ini menurut beberapa info yang kami dapat, mereka sekarang lewat jalur baru yaitu dari Gorontalo ke Jakarta, baru ke negara tujuan,โ ungkap Jordy.
Pihaknya bahkan telah berhasil menangkap satu orang warga sulut yang hendak berangkat ke Kamboja melalui jalur baru ini. Menurut Jordy, warga itu diamankan di Jakarta, setelah sebelumnya melakukan penerbangan dari Gorontalo.
โSebetulnya ada tiga dari laporan yang kami terima. Tetapi hanya satu yang berhasil kita gagalkan. Kita berkoordinasi dengan BP3MI Pusat,โ ujar Jordy.
Menurut Jordy, semenjak awal tahun 2025, melalui kolaborasi dengan Polsek Bandara, BP3MI telah menggagalkan puluhan warga Sulut berangkat ke Kamboja di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Untuk itu, mereka sekarang memilih lewat Gorontalo, yang tentunya akan susah terdeteksi karena berada di Provinsi lain.
"Jadi warga Sulut ini nekat untuk ke Kamboja. Mereka suka karena iming-iming gaji besar. Apalagi syarat untuk bekerja terbilang mudah," kata Jordy.
Untuk itu, Jordy meminta seluruh masyarakat untuk sama-sama terlibat melakukan pengawasan dan pelaporan andai mendapatkan informasi terkait tawaran kerja ke Kamboja.
โModusnya masih sama, ditawari pekerjaan dengan iming-iming gaji besar dan syarat kerja yang gampang. Lalu wawancara di grup WhatsApp dan semua kebutuhan seperti tiket langsung disediakan,โ katanya lagi.
