Konten Media Partner

Daftar Nama Korban Kebakaran Panti Werdha di Manado yang Sudah Teridentifikasi

30 Desember 2025 12:58 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Daftar Nama Korban Kebakaran Panti Werdha di Manado yang Sudah Teridentifikasi
Polda Sulawesi Utara telah berhasil mengidentifikasi 4 korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut di Manado. Sementara 12 jenazah lain masih harus uji DNA. #publisherstory #manadobacirita
Manado Bacirita
Polda Sulawesi Utara menggelar konferensi pers terkait dengan proses identifikasi jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut di Kota Manado, Selasa 30 Desember 2025.
zoom-in-whitePerbesar
Polda Sulawesi Utara menggelar konferensi pers terkait dengan proses identifikasi jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut di Kota Manado, Selasa 30 Desember 2025.
MANADO - Polda Sulawesi Utara (Sulut) sudah berhasil melakukan identifikasi empat dari 16 korban kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut di Kecamatan Paal II, Kota Manado.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, mengatakan jika proses identifikasi dilakukan secara cepat namun akurat. Menurutnya, setelah teridentifikasi, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman.
β€œHari ini akan segera kita serahkan,” kata Alamsyah dalam konferensi pers, Selasa (30/12).
Adapun korban yang telah teridentifikasi adalah :
Heri Lombogia (70), Kelurahan Winangun 1, lingkungan 1, Kecamatan Malalayang.
Jansen Maringka (65), Ranotana, Lingkungan 3 kecamatan sario.
Oliclara Kemur (85), Kelurahan Ranomuut, Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2.
Mery Bermuli Dengah (83), Kelurahan Ranomuut Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2.
Adapun terkait 12 jenazah lain yang belum teridentifikasi, pihak kepolisian menyatakan masih harus menunggu hasil pemeriksaan DNA.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulut, AKBP dr Tasrif, mengatakan proses tersebut akan memakan waktu selama dua Minggu.
β€œUntuk itu kami berharap keluarga korban dapat bersabar dan memaklumi,” kata dia.
Pada kesempatan itu, Tasrif juga meminta kepada pihak keluarga korban yang belum melapor untuk dapat mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara, guna mempercepat proses identifikasi melalui DNA pembanding.
β€œDari 16 korban, ada satu korban yang hingga kini belum ada keluarga yang melapor. Kita harap bagi pihak keluarga untuk bisa datang,” ujarnya kembali.
Trending Now