Konten Media Partner
Lapor BP3MI, Keluarga Warga Sulut yang Ada di Kamboja Minta Bantuan Pemulangan
19 Oktober 2025 8:29 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Lapor BP3MI, Keluarga Warga Sulut yang Ada di Kamboja Minta Bantuan Pemulangan
BP3MI Sulawesi Utara mengaku telah menerima laporan dari keluarga warga asal Minahasa yang kini ada di Kamboja. Pemerintah diminta membantu memulangkan mereka. #publisherstory #manadobaciritaManado Bacirita

MANADO - Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut), Syachrul Afriyadi, melalui Pengantar Kerja Ahli Pertama, Jordy Subekti, mengaku telah menerima laporan keluarga dari tiga warga Sulut yang viral minta untuk dipulangkan dari Kamboja.
Menurut Jordy, mereka datang ke BP3MI untuk meminta bantuan pemulangan keluarga mereka yang ada di Kamboja. Para keluarga ini meminta agar pemerintah mau campur tangan dan bersedia memfasilitasi kepulangan mereka tersebut.
โSudah ada keluarga dari tiga orang dalam video itu yang datang melapor ke kantor. Mereka berharap pemerintah dapat membantu proses pemulangan keluarganya dari Kamboja,โ ujar Jordy.
Menurut Jordy, pihak keluarga mengaku jika kerabat mereka yang kini ada di Kamboja, awalnya menerima tawaran pekerjaan sebagai admin. Namun, belakangan diketahui bahwa pekerjaan yang dijanjikan tidak sesuai, sehingga mereka meminta untuk dipulangkan.
Namun demikian, Jordy mengatakan jika proses pemulangan warga bukanlah hal yang mudah karena melibatkan banyak pihak dan prosedur lintas negara. Apalagi, warga tersebut bukanlah pekerja migran legal alias ilegal, sehingga pihaknya tak bisa campur tangan.
โBP3MI hanya dapat melakukan koordinasi dengan KBRI. Setelah itu, KBRI akan menelusuri keberadaan mereka melalui perusahaan tempat mereka bekerja dan melakukan proses negosiasi," kata Jordy.
Jordy juga mengatakan jika biasanya untuk kasus seperti ini, pemulangan dilakukan dengan biaya pribadi atau kata lain, pemerintah hanya membantu menguruskan administrasi tapi bukan untuk biaya kepulangan mereka.
Sebelumnya, video warga asal Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang meminta bantuan pemerintah untuk memulangkan mereka yang kini terjebak di Kamboja, viral di media sosial. Mereka mengaku kini dianiaya dan diperlakukan tidak manusiawi.
Dalam video yang beredar, ada sembilan orang yang berdiri menghadap kamera. Ada satu lagi tapi sedang rebahan di ranjang atas di ruangan tempat mereka merekam video.
Mereka menjelaskan jika mereka ingin pulang dari Kamboja. Mereka berharap bisa ke luar dari tempat itu dan mendapatkan bantuan untuk bebas.
Tak hanya itu, mereka menyebutkan alasan mereka ingin pulang karena diperlakukan tak manusiawi, mulai dari terus dipaksa untuk kerja tanpa istirahat, tak bisa ke luar dari tempat yang disediakan hingga alami kekerasan fisik.
