Konten Media Partner

Menteri Pertanian Akhirnya Tahu Potensi Ekspor Tanaman Pala, Dorong Hilirisasi

13 September 2025 11:06 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Menteri Pertanian Akhirnya Tahu Potensi Ekspor Tanaman Pala, Dorong Hilirisasi
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mendorong agar dilakukan hilirisasi tanaman pala, sekaligus mengusulkan pembuatan pabrik pengolahan Pala di Kabupaten Sitaro, Sulut. #publisherstory #manadobacirita
Manado Bacirita
Ilustrasi buah pala. (foto: shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buah pala. (foto: shutterstock)
MANADO - Potensi ekspor tanaman pala di Kabupaten Sitaro rupanya menarik perhatian Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.
Pada rapat koordinasi Hilirisasi Perkebunan yang digelar di kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (12/9), Amran mengaku baru mengetahui tentang betapa besarnya potensi tanaman pala untuk pendapatan dalam negeri.
Untuk itu, Amran mengatakan jika dia akan mendorong adanya hilirisasi tanaman pala tersebut, serta akan memberikan bantuan bibit untuk semakin memaksimalkan potensi tersebut.
β€œKami siapkan bibit 15 ribu hektare, kita menunggu Gubernur dan Wakil Gubernur untuk supaya kita bisa hilirisasi,” ujar Amran di Manado.
Menurut Amran, saat ini harga per kilogram tanaman Pala berada di angka Rp 70 ribu, yang menurutnya bisa saja di luar negeri harga tersebut sebesar Rp 100 ribu per kilogram.
Dia pun meminta agar Pemerintah Daerah bisa menjalin komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat guna menghadirkan pabrik pengolahan pala, sehingga nilainya menjadi lebih tinggi.
β€œSaya usulkan agar daerah untuk menyurati Danantara agar membuat pabrik di sini,” kata Amran.
Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sitaro, Heronimus Makainas menyambut baik usulan Menteri Pertanian itu.
Katanya, upaya kementerian pertanian untuk mendorong hilirisasi tanaman pala menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan perekonomian di daerah tersebut.
β€œIni perhatian khusus bagi kami di Sitaro yang memiliki potensi tanaman pala. Apalagi kami per tahun bisa panen hingga 3.000 kilogram,” ujar Heronimus kembali.
Trending Now