Konten Media Partner
Pasar Lolak di Bolmong Sulut Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,7 Miliar
5 April 2025 7:16 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Pasar Lolak di Bolmong Sulut Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,7 Miliar
Kebakaran pasar tradisional Lolak, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, menghanguskan 13 bangunan kios, 17 lapak penjualan, 6 sepeda motor dan 1 sepeda listrik. #publisherstory #manadobaciritaManado Bacirita

BOLMONG - Pasar Tradisional Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), terbakar hebat dan menghanguskan 13 bangunan kios, 17 tempat lapak penjualan, enam unit kendaraan sepeda motor dan satu sepeda listrik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong, Sugih Arto Banteng, mengatakan kebakaran terjadi pada Kamis (3/4) malam, di mana api pertama diketahui terjadi pada pukul 18.45 Wita.
"Jadi untuk pemadaman api dilakukan oleh dua unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Bolmong dibantu satu unit kendaraan milik Kementerian Perhubungan yang ada di Bandara Lolak," kata Sugih.
Sementara itu, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, langsung bergerak cepat dan mendatangi para pedagang korban kebakaran. Yusra membawa bantuan darurat untuk korban, serta menyerahkan langsung dokumen kependudukan yang telah dicetak ulang oleh pemerintah.
βKami sangat prihatin atas musibah ini. Tetap kuat dan bersabar, pemerintah hadir bersama kalian,β ucap Yusra.
Sementara terkait dengan dokumen kependudukan yang diserahkan, Bupati mengatakan jika hal itu sangat penting. Menurut Yusra, dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga adalah kunci utama bagi warga agar bisa segera mendapatkan berbagai bantuan resmi.
βYang paling penting sekarang adalah memastikan warga memiliki identitas resmi agar tidak kehilangan haknya sebagai penerima bantuan. Data kependudukan itu syarat utama,β kata Yusra kembali.
Yusra juga meminta seluruh perangkat pemerintah untuk tidak hanya melihat, tetapi terlibat aktif dalam meringankan beban warga.
βPemerintah desa dan kecamatan wajib proaktif. Jangan tunggu laporan, tetapi turun langsung. Kita semua harus hadir, karena ini tanggung jawab bersama,β kata Yusra kembali.
Penulis : Rama Fatah
