Konten Media Partner

Realisasi Penyaluran BLT Kesra di Wilayah Kepulauan Sulut Capai 85 Persen

3 Desember 2025 13:29 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Realisasi Penyaluran BLT Kesra di Wilayah Kepulauan Sulut Capai 85 Persen
PT Pos Indonesia cabang Manado mengatakan jika penyaluran BLT Kesra di Sulawesi Utara akan dilaksanakan hingga 15 Desember 2025. #publisherstory #manadobacirita
Manado Bacirita
Keluarga Penerima Manfaat di wilayah Kepulauan Sulawesi Utara, saat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Pos.
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga Penerima Manfaat di wilayah Kepulauan Sulawesi Utara, saat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Pos.
MANADO - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di wilayah kepulauan Sulawesi Utara (Sulut) telah mencapai 85 persen per 2 Desember 2025. Wilayah Kepulauan di Sulut terdiri dari Kabupaten Sitaro, Kabupaten Talaud dan Kabupaten Sangihe.
Ketua Satgas Penyaluran BLT Kesra, Kantor Pos Cabang Manado, Umar Idrus, menyebut penyaluran akan dilakukan hingga 15 Desember 2025, dengan sasaran mencapai 114.150 keluarga penerima manfaat di Sulut.
Katanya penyaluran tidak hanya berfokus pada layanan di setiap kantor, tetapi juga dengan upaya jemput bola yang dilakukan di kantor desa dan di rumah bagi penerima yang sedang sakit.
β€œKita punya 58 outlet di Sulut, untuk di kepulauan ada 14 outlet kita di sana. Kalau untuk tantangan di kepulauan, paling terkait kondisi cuaca saja,” kata Umar.
Sementara itu, Kepala Pos Lirung, Nick Punya, mengatakan upaya penyaluran BLT di kepulauan sejauh ini tetap berjalan baik, meski beberapa kali terkendala kondisi cuaca buruk.
β€œDi tempat saya, dengan jumlah penerima BLT Kesra sebanyak 1.060 KPM, sampai sekarang ini yang sudah terbayar sebanyak 568 KPM dan masih ada 492 KPM yang belum menerima,” ujarnya Rabu (3/12).
Lebih lanjut, Nick menyebut penyaluran BLT Kesra di kepulauan telah dilakukan melalui komunitas di desa dan kunjungan langsung kepada penerima bantuan yang sedang sakit atau memiliki kondisi disabilitas.
β€œSisanya yang tidak ada di desa atau kelurahan saat jadwal pembayaran misalnya ada di luar kota. Saat selesai jadwal pembayaran komunitas, kami pun masih melayani pembayaran di kantor untuk penerima yang belum sempat ambil waktu penyaluran komunitas di desa atau kelurahan,” ujar dia lagi.
Trending Now