5 Pesan untuk Semangati Sahabatmu yang Alami Hari Buruk
19 Januari 2022 15:19 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
5 Pesan untuk Semangati Sahabatmu yang Alami Hari Buruk
5 Pesan untuk Semangati Sahabatmu yang Alami Hari BurukMillennial

Nah, di tengah keterbatasan itu kamu bisa mengirimkan pesan agar membuatnya menjadi lebih baik.
Menurut pakar persahabatan yang juga penulis We Should Get Together: The Secret to Cultivating Better Friendships Kat Vellos, ada empat cara untuk saling memberikan dukungan kepada sahabatmu, yaitu dukungan secara emosional, nyata, informasional, dan persahabatan.
βDukungan emosional terlihat seperti memberi seseorang cinta, kasih sayang, perhatian, empati, kata-kata penegasan, dan interaksi lain yang memunculkan semua perasaan hangat dan kabur,β kata Vellos dilansir Bustle.
Jadi meskipun terhalang jarak, kamu tetap bisa memberikan dukungan bagi sahabatmu. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengirimkan pesan kepadanya.
Berikut 5 pesan yang bisa kamu kirimkan untuk menghibur sahabat yang sedang bersedih.
Meminta maaf karena kamu tak ada di sampingnya dan menawarkan video call
Kamu bisa mengungkapkan penyesalan karena kamu tidak bisa berada di sampingnya. Kamu juga bisa menawarkan untuk berbicara di telepon, kapan pun dia siap. Menurut Vellos, ini menjadi hal yang bagus untuk mendukung seseorang dari kejauhan. Seperti yang dikatakan Vellos, pesan ini βpendek, manis, (dan) mendukung.β Hal ini akan membuatnya menjadi lebih baik.
Memberikan dukungan
Beritahukan kepadanya bahwa kamu akan selalu mendukung dengan sepenuh hati. Kamu juga bisa menanyakan apa yang dapat dilakukan agar suasana hatinya kembali menjadi lebih baik.
Beritahu sahabatmu bahwa kamu sedang memikirkannya
Saat seseorang mengalami hari yang buruk, memberi tahu dia bahwa kamu sedang memikirkannya dan dapat membantu mereka merasa tidak sendirian dapat membuat sahabatmu menjadi lebih baik. Ingatkan dia bahwa kamu peduli dan siap membantu.
Tanyakan apakah dia ingin membahasnya?
Menanyakan apakah seseorang ingin berbicara lebih banyak tentang hari buruk yang dialaminya memungkinkan untuk mengarahkan percakapan dan memutuskan seberapa banyak yang ingin mereka bagikan. Apakah mereka hanya ingin curhat atau hanya ingin didengarkan. Menurut Vellos, pesan ini brilian daripada membombardir seseorang dengan nasihat yang tidak diminta. βTerlalu sering, kita melompat untuk memberikan nasihat ketika orang lain hanya ingin didengar,β katanya.
