Jangan Terjebak! Kenali Tanda Kantor 'Toxic' Lewat Sesi Interview
15 September 2022 14:46 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Bukannya membuatmu berkembang tapi lingkungan kerja toksik akan membuat karyawannya merasa sulit untuk bekerja karena suasana negatif yang diciptakan oleh rekan kerja, supervisor, atau budaya perusahaan itu sendiri.
Tentu saja lingkungan kerja yang seperti ini perlu kamu hindari. Lantas bagaimana cara menghindarinya? Jangan khawatir, ternyata ada, lho, cara untuk mengetahui jika perusahaan tersebut memiliki budaya toksik atau enggak.
Menurut Harvard Business Review berikut ini beberapa tanda red flag yang harus diperhatikan saat interview kerja.
Penjadwalan Ulang dan Disorganisasi yang Konstan
Bukanlah hal aneh jika wawancara kerja harus dijadwal ulang, terutama jika orang-orang yang akan meng-interview sibuk dan ada suatu hal yang enggak terduga. Tapi, jika itu terjadi terus berulang itu merupakan indikasi kalau ada sesuatu yang salah.
Enggak Menghargai Orang Lain
Salah satu tanda red flag saat interview kerja adalah ketika selama proses wawancara kamu bertemu dengan orang yang berbicara tentang ketegangan dengan pemangku kepentingan lain tapi dengan cara meremehkan atau enggak sopan. Ini bukan hanya menunjukkan bahwa perusahaan mungkin sangat tertutup tapi juga mungkin ada keamanan psikologis yang rendah.
Jika saat proses interview dilakukan bersama dua atau lebih pewawancara, ini adalah saat yang tepat untuk mengamati dinamika di antara mereka. Kamu bisa memperhatikan tentang bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain, apakah ada orang yang mendominasi percakapan, atau melalui bahasa tubuh yang diperlihatkan.
Kurangnya Kejelasan atau Konsistensi Atas Pertanyaanmu
Jika kamu enggak merasa mendapatkan jawaban yang cukup spesifik dan langsung dari pertanyaan yang kamu ajukan saat interview kerja, itu adalah tanda bahaya. Kamu harus mengajukan pertanyaan menyelidik lanjutan sampai kamu merasa telah mendapatkan jawaban yang kamu butuhkan.
Pertanyaan atau Komentar yang Tak Pantas
Ketika kamu menerima pertanyaan atau komentar yang bersifat seksis, rasis, atau bahkan menyinggung, itu adalah tanda-tanda bahaya yang jelas kalau perusahaan tersebut bukan hanya memiliki pelatihan yang buruk tapi juga cenderung menoleransi perilaku buruk.
Kurangnya Koneksi
Wawancara yang baik adalah percakapan dua arah yang membuat kedua belah pihak merasa bersemangat tentang kemungkinan bekerja sama. Tapi, saat ada kekurangan energi dan pewawancara terlihat enggak terlibat, enggak tersenyum, tampak terganggu, atau bahkan mengajukan pertanyaan yang enggak benar-benar mencoba untuk mengenalmu adalah tanda bahaya.
Laporan Afifa Inak
