Konten dari Pengguna
Mengenal Kesetiaan Allah Dalam Mendengar Doa yang Sama Setiap Hari
22 Juli 2025 9:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Mengenal Kesetiaan Allah Dalam Mendengar Doa yang Sama Setiap Hari
Tulisan ini membahas tentang seorang hamba yang ragu akan do'a yang dia lantunkan setiap hari, "Apakah Allah masih mendengarku?"Muhammad Haikal
Tulisan dari Muhammad Haikal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita semua memiliki satu atau lebih doa yang selalu kita sampaikan berulang kali. Doa itu seperti lagu lama yang selalu kita dengarkan di dalam hati. Mungkin mengenai seseorang yang kita rindukan, rezeki yang belum tiba, luka yang masih terasa, atau impian yang seakan jauh dari jangkauan.
Setiap hari kita mengucapkan harapan yang serupa. Terkadang dengan air mata, kadang dengan semangat yang menggebu, atau mungkin dengan keletihan dan keraguan. Lalu, lambat laun kita mulai bertanya: "Apakah Allah masih mendengarku? "
Jawabannya adalah: Ya. Allah selalu mendengar.
Allah Tidak Pernah Lelah Mendengarkan
Manusia bisa merasa bosan. Kita bisa merasa jenuh jika terus diminta untuk melakukan hal yang sama berulang-ulang. Namun Allah tidak seperti kita. Dia Maha Mendengar dan tidak akan merasa lelah atau bosan dengan doa-doa hamba-Nya, meski doa itu sama setiap hari.
Mengulangi doa bukanlah tanda ketidakpastian. Sebaliknya, itu menunjukkan bahwa kita masih berharap kepada-Nya. Bahwa kita percaya, meskipun hari ini belum tiba, Allah memiliki waktu yang paling tepat untuk menjawabnya.
Kalau Allah Tahu Segalanya, Kenapa Aku Harus Terus Meminta?
Sebab doa bukan hanya sebatas hasil, tetapi juga mengenai hubungan. Doa merupakan sarana kita untuk berbicara dengan-Nya, mendekatkan diri, dan menyerahkan segalanya. Doa mengingatkan kita akan keterbatasan kita, sedangkan Dia tidak memiliki batas.
Bahkan saat doa belum terjawab, sebenarnya banyak hal yang Allah kabulkan tanpa kita sadari: ketenangan, kesabaran, kekuatan untuk bertahan, dan keajaiban kecil yang hadir saat kita tidak menyangka.
Mungkin Doamu Sudah Dijawab, Tapi dengan Cara yang Berbeda
Jawaban dari Allah tidak selalu bersifat "ya". Terkadang jawabannya adalah "nanti", atau bahkan "aku punya yang lebih baik untukmu. " Yang seringkali mengecewakan kita bukanlah karena doa tidak terkabul, tetapi karena harapan kita terlalu terikat pada cara yang kita inginkan.
Padahal, Allah melihat dari sudut pandang yang tidak bisa kita lihat. Dan jika kita mau bersabar, waktu akan menunjukkan bahwa jawaban-Nya selalu lebih baik dibandingkan rencana kita.
Teruskan Doamu, Dengan Keyakinan yang Lembut, Bukan Paksaan
Tidak masalah jika kamu masih berdoa untuk hal yang sama. Teruslah mengulang, teruslah berharap. Namun biarkan hatimu juga berkembang dalam proses tersebut. Jangan memaksa takdir. Doakanlah dengan keyakinan, tetapi juga dengan sikap pasrah. Karena terkadang, bukan keinginan kita yang harus dipenuhi, melainkan hati kita yang perlu dikuatkan.
Akhirnya, Doa Itu Bukan Sekadar Permintaan, Ia Adalah Jalan Pulang
Dan ketika kamu bertanya, "Apakah Allah masih mendengarku? "
Ingatlah: setiap air mata yang tumpah saat berdoa, setiap kata yang diucapkan meski lembut, setiap harapan yang disimpan dengan rapi dalam hati, semua itu tidak pernah diabaikan oleh-Nya.
Allah tidak hanya mendengarmu. Dia sedang menuliskan sesuatu untukmu. Entah itu jawaban, pelajaran, atau penguatan. Dan semua itu akan tiba padamu, tepat pada waktunya.
“Maka bersabarlah, karena janji Allah itu benar ”
(QS. Ar-Rum: 60)
Allah, Pendengar yang Sempurna
Ingatlah, setiap doa, meskipun sama setiap hari, tidak akan pernah sia-sia. Ia adalah jembatan yang menghubungkan langit dan bumi, menguatkan jiwa, dan mempertebal keimanan. Teruslah berdoa, dan percayalah: Allah mendengarkan, selalu.
Sudahkah kamu berdoa hari ini, dengan hati yang benar-benar hadir?

