Konten dari Pengguna

Saatnya Garuda Terbang, Bukan Sekadar Bermimpi

ODJIE SAMROJI
CEO Baraka Surya Digita & Founder Albirru Indonesia Foundation
5 Juni 2025 11:26 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Saatnya Garuda Terbang, Bukan Sekadar Bermimpi
Jadi, timnas garuda kepada kalian yang akan turun ke lapangan malam ini, ketahuilah: kalian tidak sendiri. Ada jutaan doa yang mengalir. Ada ribuan tangan yang menggenggam erat, berharap dan percaya.
ODJIE SAMROJI
Tulisan dari ODJIE SAMROJI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Timnas Garuda | Gambar : Author
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Timnas Garuda | Gambar : Author
Kini waktunya. Saat yang telah lama dinanti oleh jutaan jiwa yang mencintai merah putih. Di balik teriknya matahari siang dan gemerlap lampu malam, harapan itu terus menyala: melihat Garuda terbang tinggi di langit dunia. Timnas Indonesia akan kembali bertarung, kali ini melawan raksasa Asia, Tiongkok, dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia. Dan kita semua tahu, ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah momen pembuktian.
Bukan hanya tentang adu taktik atau keterampilan individu di atas lapangan. Ini tentang harga diri, tentang sebuah bangsa yang sedang bangkit dari keraguan demi keraguan. Tentang anak-anak muda yang membawa semangat dari pelosok Papua hingga Aceh, yang rela berpeluh demi lambang Garuda di dada mereka. Mereka tidak hanya bermain bola. Mereka sedang memperjuangkan mimpi kita bersama.
Tak peduli betapa kuat lawan di atas kertas. Kita punya sesuatu yang tak bisa diukur statistik: semangat juang. Kita pernah terluka, kita pernah diremehkan. Tapi setiap kali jatuh, kita selalu bangkit dengan kepala tegak. Kini, saatnya kita menatap ke depan, melangkah dengan keberanian yang meledak-ledak di dada.
Mari ingat, dunia tidak mengenal siapa yang paling lama tidur, tapi siapa yang paling cepat bangun dan berlari. Dan Garuda telah terbangun. Dari sekian tahun perjuangan dan pembangunan fondasi sepak bola nasional, kini buah itu mulai tampak. Kita punya skuad muda yang lapar akan kemenangan, yang tak takut menatap mata siapa pun di lapangan. Pemain-pemain yang lahir dari semangat rakyat, dari lapangan-lapangan tanah hingga stadion bertaraf internasional.
Kemenangan bukan hanya soal mencetak gol. Kemenangan adalah tentang membangkitkan harapan. Tentang melihat anak kecil berlari sambil membawa bendera, bermimpi jadi pemain Timnas suatu hari nanti. Tentang ayah yang mendekap anaknya di depan layar TV, menahan napas setiap kali bola mendekati gawang lawan. Tentang kita semua yang bersatu di tengah perbedaan, karena satu hal: kita Indonesia.
Dan bicara soal peluang, mari kita bicara dengan jujur: ini bukan mimpi kosong. Indonesia berada di posisi yang sangat menentukan. Di grup yang keras dan kompetitif, timnas kita masih punya peluang realistis untuk lolos ke putaran selanjutnya. Kemenangan atas China malam ini akan menjadi titik balik yang krusial. Dengan tambahan 3 poin, posisi Indonesia akan semakin kuat untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya. Ini bukan sekadar spekulasi—ini hitungan nyata, ini logika yang didukung semangat luar biasa.
Statistik boleh bilang apapun. FIFA boleh menempatkan kita di ranking ke-123. Tapi ranking tidak mencerminkan semangat. Ranking tidak menghitung suara tribun yang membahana. Ranking tidak bisa meramal tekad pemain-pemain muda yang malam ini siap mati-matian demi negara. Apalagi, kita bermain di kandang sendiri. Di hadapan puluhan ribu suporter yang siap menciptakan atmosfer paling panas di Asia malam ini. Jika ada momentum yang bisa mengubah sejarah, inilah dia. Inilah saatnya.
Tiongkok memang bukan lawan enteng, tapi mereka bukan tim yang mustahil dikalahkan. Kita pernah nyaris menahan mereka, dan kini kita jauh lebih matang. Dukungan publik, stamina para pemain, kerja keras pelatih, dan semangat pantang menyerah menjadi kombinasi yang menjanjikan. Dengan performa terbaik, sedikit keberuntungan, dan doa dari seluruh rakyat Indonesia, peluang itu bukan hanya ada—peluang itu sedang menunggu untuk diwujudkan. Maka malam ini, ayo, wujudkan harapan. Tunjukkan bahwa Garuda tidak hanya bangkit, tapi siap menembus langit dunia.
Jadi, kepada kalian yang akan turun ke lapangan malam ini, ketahuilah: kalian tidak sendiri. Ada jutaan doa yang mengalir. Ada ribuan tangan yang menggenggam erat, berharap dan percaya. Jangan ragu, jangan gentar. Mainlah dengan hati. Bertarunglah dengan keberanian. Dan bila peluit panjang dibunyikan, pastikan dunia tahu: Garuda bukan sekadar nama, Garuda adalah semangat yang tak akan pernah padam.
Ayo Garuda, saatnya kalian terbang setinggi-tingginya. Bawa kami dalam kebanggaan. Dan biarkan dunia tahu, bahwa Indonesia bukan hanya peserta. Indonesia adalah penantang. Dan suatu hari nanti—Indonesia
Trending Now