Konten Media Partner

17 Personel Polres Parimo Diperiksa Usai Membawa Senpi Saat Tangani Massa Aksi

14 Februari 2022 18:34 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
17 Personel Polres Parimo Diperiksa Usai Membawa Senpi Saat Tangani Massa Aksi
17 personel Polres Parigi Moutong diperiksa terkait tewasnya seorang warga saat demo tolak tambang di wilayah itu. #publisherstory
Palu Poso
Suasana aksi demo warga Parigi Moutong terkait penolakan tambang di wilayah setempat, Sabtu (12/2). Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana aksi demo warga Parigi Moutong terkait penolakan tambang di wilayah setempat, Sabtu (12/2). Foto: Istimewa
Sebanyak 17 personel Polres Parigi Moutong (Parimo) telah diperiksa oleh penyidik Propam Polda Sulteng di Polres Parigi Moutong (Parimo). Selain itu, 15 pucuk senjata api juga telah diamankan penyidik Propam.
Dari jumlah senpi yang diamankan akan dicocokan melalui uji balistik untuk mencocokan proyektil yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
β€œSekarang Labfor atau laboratorium forensic sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian kemarin, kemudian dilanjutkan dengan uji balistik,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto di hadapan sejumlah media di Parigi, Senin (14/2).
17 personel Polres Parigi Moutong diperiksa, 15 pucuk denpi diamankan. Foto: Istimewa
Nanti perkembangan hasil uji balistik kata Didik, bila ada yang cocok dengan 15 senjata itu maka akan dilakukan gelar perkara untuk memastikan siapa pelakunya.
Didik menambahkan, 17 personel yang diperiksa tersebut, seluruhnya merupakan personel Polres Parimo. Sebab, personel gabungan yang diturunkan untuk menangani blokade jalan yang dilakukan oleh massa aksi, tak dibenarkan membawa senjata api.
Terlebih lagi sebelum personel diturunkan, Kapolres Parimo kata Didik, sudah menginstruksikan kepada seluruh anggotanya agar tak membawa senjata.
β€œJadi secara protap, pihak kepolisian sudah menjalankan prosedur. Hanya saja ada personel yang tak mematuhinya,” kata Didik.
Trending Now