Konten Media Partner

15.000 Bakpia Dibagikan Gratis di Bakpia Day, Libatkan Ratusan Perajin UMKM

6 Desember 2025 15:11 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
15.000 Bakpia Dibagikan Gratis di Bakpia Day, Libatkan Ratusan Perajin UMKM
Bakpia Day ke-13 membagikan 15.000 bakpia secara gratis dalam festival tahunan yang melibatkan lebih dari 100 perajin UMKM berbasis produksi rumahan. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Gunungan bakpia disiapkan oleh lebih dari 100 UMKM perajin yang kemudian dibagikan kepada warga. Foto: Dok. Bakpia Day 2025
zoom-in-whitePerbesar
Gunungan bakpia disiapkan oleh lebih dari 100 UMKM perajin yang kemudian dibagikan kepada warga. Foto: Dok. Bakpia Day 2025
Bakpia Day ke-13 telah digelar pada Sabtu (29/11) kemarin dengan membagikan 15.000 bakpia gratis kepada masyarakat. Festival kuliner tahunan ini diikuti lebih dari 100 UMKM perajin bakpia yang selama bertahun-tahun mengembangkan industri rumahan di kawasan tersebut.
Sebanyak 13 RW berpartisipasi dalam parade gunungan bakpia dan membagikan ribuan bakpia di sepanjang rute arak-arakan. Prosesi rayahan menjadi penutup acara dan selalu menjadi bagian yang paling dinantikan warga.
Lurah Ngampilan, Istikhomah, menjelaskan bahwa kawasan ini telah lama dikenal sebagai sentra bakpia. “Kota Yogyakarta itu ada 45 kelurahan, dan bakpia itu hanya ada di Ngampilan. Hampir semua warga punya usaha bakpia, terutama di Kampung Pathuk,” ujarnya.
Ia berharap Bakpia Day dapat menjaga semangat para perajin sekaligus menarik wisatawan untuk datang ke sentra produksinya. Ekosistem industri bakpia diperkuat melalui tiga koperasi besar—Sumekar, Larismanis, dan 117—yang masing-masing beranggotakan sekitar 65–68 perajin.
Warga turut memeriahkan gelaran Bakpia Day 2025 dengan mengenakan beragam kostum dan mengikuti rangkaian pawai. Foto: Dok. Bakpia Day 2025
Ketua Panitia Bakpia Day, Joni Purwantoro, menyebut antusiasme warga setiap tahun sangat tinggi. “Kalau tiap RW bisa mengirim sekitar seratus peserta, ya totalnya sudah lebih dari seribu. Belum penontonnya. Bahkan sekarang sudah ada Taman Bakpia, jadi wisatawan bisa langsung beli bakpia fresh from oven dari produsennya,” kata Joni.
Bagi para perajin, Bakpia Day menjadi bentuk syukur atas usaha yang menopang kehidupan keluarga. “Karena mata pencaharian kami bakpia, jadi kami berbagi sebagai ungkapan syukur,” ujar Anastasia Suryani.
Ia menegaskan bakpia rumahan khas kawasan itu dibuat dengan cara dipanggang, bukan digoreng. Festival ini juga berdampak pada pedagang kecil di sekitar lokasi. Penjual minuman dan jajanan mengaku omzet naik dua hingga tiga kali lipat selama acara berlangsung.
Trending Now