Konten Media Partner

32 Kepala Dusun di Sleman dari Generasi Z, Paling Banyak di Kecamatan Godean

24 Oktober 2025 14:48 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
32 Kepala Dusun di Sleman dari Generasi Z, Paling Banyak di Kecamatan Godean
Sebanyak 32 dukuh atau kepala dusun di Sleman berasal dari Gen-Z, 13 orang bahkan lahir tahun 2000 ke atas. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Kepala Dinas PMK Sleman, Budi Pramono, Kamis (23/10). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas PMK Sleman, Budi Pramono, Kamis (23/10). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman mencatat sebanyak 32 dukuh atau kepala dusun (kadus) di Kabupaten Sleman berasal dari Generasi Z (Gen Z), yakni mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2005. Dari jumlah tersebut, 13 orang di antaranya lahir tahun 2000 ke atas.
Kapanewon dengan jumlah dukuh Gen Z terbanyak adalah Godean dengan 5 orang, disusul Kalasan dan Cangkringan masing-masing 4 orang, serta Ngaglik dan Sleman masing-masing 3 orang. Adapun Seyegan, Turi, Prambanan, Minggir, Moyudan, Berbah, dan Tempel masing-masing memiliki 1 dukuh Gen Z.
Kepala Dinas PMK Sleman, Budi Pramono, menjelaskan masa jabatan dukuh berlaku hingga usia 60 tahun. Namun, apabila seorang dukuh pindah domisili ke luar wilayahnya, maka wajib mengundurkan diri.
β€œKalau tidak berada di situ ya artinya resign dong. Harus bertempat di situ, tempat tinggal. Kalau merantau luar kota kan nggak bisa melayani masyarakatnya,” ujar Budi saat ditemui Pandangan Jogja di kantornya, Kamis (23/10).
Budi menambahkan, dukuh memperoleh penghasilan tetap (siltap) serta tambahan dari tanah bengkok dan tunjangan sesuai peraturan bupati.
Ia menilai, keberadaan dukuh dari generasi muda memberi keuntungan dari sisi pelayanan publik karena mereka lebih adaptif terhadap teknologi.
β€œDari sisi penyelenggaraan pemerintahan, dengan kemampuan mereka pastilah di sisi teknologi misalnya mereka pasti bisa. Itu kan bisa mempercepat pelayanan yang ada di masyarakat,” katanya.
Trending Now