Konten Media Partner
Cegah Kebut-kebutan, Dishub Yogya Akan Pasang Speed Bump di Jl Letjen Suprapto
1 Agustus 2024 13:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Cegah Kebut-kebutan, Dishub Yogya Akan Pasang Speed Bump di Jl Letjen Suprapto
Sebelumnya, warga sekitar Jl Letjen Suprapto Yogya keluhkan banyaknya orang kebut-kebutan setelah jalan tersebut menjadi satu arah. #publisherstory #pandanganjogjaPandangan Jogja

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogya berencana memasang pembatas kecepatan atau speed bump di ruas Jalan Letjen Suprapto, Ngampilan, Kota Yogya yang ditulisi ‘Bukan Sirkuit’ oleh warga beberapa hari lalu.
Sekretaris Dishub Kota Yogya, Golkari Made Yulianto, mengatakan pembatas kecepatan ini didesain lebih tebal dan keras dari pita penggaduh. Tujuannya agar pengguna jalan tak berkendara melebihi batas kecepatan maksimum.
“Dalam waktu dekat akan segera kita eksekusi, pembatas kecepatan untuk memaksa orang agar tidak berkendara melebihi ketentuan,” kata Golkari kepada Pandangan Jogja, Rabu (31/7).
“Semacam pita penggaduh tapi akan kita buat lebih tebal, agak keras nanti guncangannya sehingga kalau tetap nekat, bisa cepet rusak kendaraannya, rontok kalau tetap nekat,” lanjutnya.
Dishub menurut Golkari juga akan melibatkan warga sekitar untuk menentukan titik yang akan dipasang pembatas kecepatan itu, terutama di lokasi yang berpotensi tinggi terjadi kecelakaan.
Saat ini pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) untuk pengadaan alat dan bahan pembatas kecepatan.
Sebelum adanya rencana pemasangan pembatas kecepatan, Golkari mengatakan Dishub Kota Yogya telah memasang pita penggaduh di beberapa titik. Namun, pengguna jalan masih memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
“Pita penggaduh jumlahnya kalau tidak salah 11 atau 13 titik, sudah kita pasang dan mestinya perilaku pengendara tidak ugal-ugalan ternyata kalau kita pantau masih banyak yang memacu cukup tinggi,” ujar Golkari.
Diberitakan sebelumnya warga di sekitar Jalan Letjen Suprapto, Kemantren Ngampilan, Kota Yogya membuat tulisan ‘JL LETJEND SUPRAPTO BUKAN SIRKUIT’. Total ada 18 tulisan yang dibuat oleh warga.
Kepada Pandangan Jogja, salah seorang warga, Soleh, mengatakan bahwa tulisan itu dibuat karena warga resah dengan pengguna kendaraan bermotor yang kerap memakai jalan tersebut untuk kebut-kebutan terutama pada malam hari.
