Konten Media Partner

Cerita Anak Rantau Asal Minang Merintis UMKM Bersama Saka Wirausaha di Jogja

11 September 2025 13:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Cerita Anak Rantau Asal Minang Merintis UMKM Bersama Saka Wirausaha di Jogja
Dicky, anak rantau asal Minang, merintis usaha sate padang di Jogja. Ia mengikuti program Saka Wirausaha di bawah binaan Diskop UKM DIY. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Dicky, anak rantau asal Minang, merintis usaha sate padang di Jogja. Ia mengikuti program Saka Wirausaha di bawah binaan Diskop UKM DIY. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Dicky, anak rantau asal Minang, merintis usaha sate padang di Jogja. Ia mengikuti program Saka Wirausaha di bawah binaan Diskop UKM DIY. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
Filosofi merantau bagi orang Minang menjadi pegangan hidup Dicky Ridho Ilahi. Dari tanah kelahirannya, ia membawa semangat itu ke Yogyakarta untuk membangun usaha kuliner bernama Sate Padang Anak Rantau. Di SiBakul Jogja Sport Fest 2025, Dicky hadir sebagai salah satu tenant binaan Dinas Koperasi dan UKM DIY melalui program Saka Wirausaha.
“Kalau anak laki-laki di rumah itu kayak nggak dikasih kamar. Analoginya ya harus keluar, merantau, mengembangkan diri dan keluarga baru. Itu jadi dorongan saya untuk berusaha,” tutur Dicky.
Dicky saat membuka tenant di SiBakul Jogja Sport Fest 2025. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
Kerja kerasnya pun langsung mendapat sambutan hangat. Dalam dua hari pertama festival, ratusan porsi sate Padang yang ia bawa ludes dibeli pengunjung. “Hari pertama saya bawa sekitar 120 porsi, belum sampai sore sudah habis. Hari kedua ini baru jam 8 pagi sudah habis juga, padahal saya bawa lebih banyak, sekitar 140 porsi,” ujarnya.
Dicky menegaskan, dukungan lewat Saka Wirausaha sangat berarti bagi pelaku usaha muda sepertinya. “Difasilitasi NIB, pelatihan, sertifikasi halal, sampai dapat stand di sini. Jadi benar-benar diarahkan,” tambahnya.
Saka Wirausaha sendiri merupakan wadah bagi Pramuka penegak dan pandega untuk mengembangkan bakat dan minat dalam kewirausahaan. Program ini diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM DIY bersama Dana Keistimewaan serta Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY. Resmi dikukuhkan pada Juni 2023, Saka Wirausaha hingga kini masih menjadi satu-satunya di Indonesia.
Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan saat ditemui di SiBakul Jogja Sport Fest 2025. Foto ArifUT/Pandangan Jogja
Kehadiran program ini sekaligus memberi warna pada gelaran SiBakul Jogja Sport Fest 2025, ajang yang menghubungkan olahraga, UMKM, dan komunitas. Digelar pada Sabtu–Minggu (6–7/9) di Halaman Parkir Stadion Mandala Krida, acara ini menghadirkan zumba, pound fit, hingga lomba lari dengan 4.000 peserta. Lebih dari 100 tenant UMKM DIY terlibat, menyapa ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan, menegaskan bahwa kehadiran Saka Wirausaha menjadi langkah strategis.
“Saka Wirausaha ini hanya ada di DIY dan masih yang pertama di Indonesia. Harapannya bisa jadi role model dari Jogja untuk Indonesia. Kami ingin bibit-bibit ini tumbuh besar, tidak sekadar formalitas, tapi benar-benar mencetak wirausaha muda dan menciptakan ekosistem usaha yang positif,” ujarnya.
Trending Now