Konten Media Partner

Dibolehkan Bupati, Mural One Piece di Sleman Tetap Diminta Dihapus

7 Agustus 2025 19:02 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Dibolehkan Bupati, Mural One Piece di Sleman Tetap Diminta Dihapus
Bupati Sleman menyebut tak melarang pemasangan bendera maupun mural One Piece, namun 2 mural One Piece di Sleman diminta untuk dihapus. #publiserstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Proses penghapusan mural One Piece di Sleman, Kamis (7/8). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
zoom-in-whitePerbesar
Proses penghapusan mural One Piece di Sleman, Kamis (7/8). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan tidak melarang warganya untuk memasang bendera maupun mural bajak laut One Piece di wilayahnya. Namun, dua mural di Kalurahan Triharjo, Sleman, yang digambar oleh para pemuda desa diminta untuk dihapus pada Kamis (7/8).
Harda menyebut, pemasangan bendera maupun mural One Piece merupakan bentuk ekspresi warga.
β€œKalau saya, itu bagian dari ekspresi. Ya boleh-boleh saja,” kata Harda ditemui awak media di Kompleks Kantor Bupati Sleman, Kamis (7/8).
Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Meskipun tidak ada larangan khusus, ia menambahkan bahwa penyampaian pendapat hendaknya mempertimbangkan nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat. Menurutnya, hal tersebut dapat disampaikan dalam bentuk komunikasi kepada pemangku kepentingan.
β€œKita, utamanya saya tinggal di Sleman, di Jogja ini, ya ada cara yang lebih baik untuk menyampaikan pendapat kepada pemerintah. Kalau saya itu,” ujarnya.
β€œSowan mana yang sekiranya mampu untuk menjelaskan pemikiran-pemikiran teman-teman. Ke Gubernur, mau ke Bupati, mau ke Pak Kapolres, Pak Kapolda. Saya kira itu akan lebih sampai,” tambah Harda.
Meski begitu, hanya selang beberapa jam, dua mural bajak laut One Piece di Triharjo, Sleman, yang digambar para pemuda setempat diminta untuk dihapus. Penghapusan mural dipantau oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Proses penghapusan mural One Piece di Sleman, Kamis (7/8). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Babinsa Kalurahan Triharjo, Sersan Mayor Hadi Suroso, mengatakan bahwa penghapusan mural One Piece itu dilakukan karena dianggap melecehkan lambang negara, pasalnya salah satu mural tersebut digambar dengan jelas berlatar bendera Merah Putih.
β€œItu seperti melecehkan bendera, dasarnya ada gambar seperti tadi,” ujarnya kepada awak media di lokasi, Kamis (7/8).
Sebelumnya, ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan, padukuhan, dan bhabinkamtibmas setempat untuk menghapus mural tersebut.
”Sekali lagi saya sudah berkoordinasi dengan Pak Lurah, bhabinkamtibmas, Pak Dukuh, untuk memberikan edukasi kepada pemilik rumah untuk menghapus gambar tersebut, terutama yang menyangkut bendera. Lambang negara enggak bisa diubah-ubah,” tegasnya.
Trending Now