Konten Media Partner

Dies Natalis ke-56, Fapet UGM Dorong Inovasi Pangan dari Ternak untuk Pacu SDM

12 November 2025 17:48 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Dies Natalis ke-56, Fapet UGM Dorong Inovasi Pangan dari Ternak untuk Pacu SDM
Fakultas Peternakan UGM rayakan Dies Natalis ke-56, Senin (10/11), fokus inovasi pangan fungsional asal ternak untuk dorong SDM unggul dan ketahanan pangan. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Dekan Fapet UGM, Budi Guntoro dalam acara Rapat Senat Terbuka, Dies Natalis ke-56 Fakultas Peternakan UGM, Senin (10/11). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja.
zoom-in-whitePerbesar
Dekan Fapet UGM, Budi Guntoro dalam acara Rapat Senat Terbuka, Dies Natalis ke-56 Fakultas Peternakan UGM, Senin (10/11). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja.
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menegaskan komitmen pengembangan inovasi pangan fungsional yang berasal dari hewan ternak sebagai bagian dari kontribusi menuju ketahanan pangan nasional. Fokus itu menjadi tema utama peringatan Dies Natalis ke-56 bertajuk “Peningkatan SDM Unggul melalui Pangan Fungsional Asal Ternak Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di Auditorium Fapet UGM, Senin (10/11).
Dalam sambutannya, Dekan Fapet UGM, Budi Guntoro, menyampaikan sejumlah capaian strategis Fapet UGM selama tahun 2025 pada bidang riset dan inovasi pangan, salah satunya melalui inovasi rumpun Sapi Gama.
“Tahun ini, Fakultas (Peternakan) berhasil menoreh prestasi dengan diluncurkannya rumpun Sapi Gama yang telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Pertanian. Sapi Gama ini dihasilkan atas kerjasama Tim Peneliti Fapet UGM, PT Widodo Makmur Perkasa dan Liège University Belgium yang telah dilakukan selama 11 tahun sejak 2014,” kata Budi.
Rektor UGM, Ova Emilia dalam acara Rapat Senat Terbuka, Dies Natalis ke-56 Fakultas Peternakan UGM, Senin (10/11). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
Ia menambahkan, Fapet UGM saat ini juga tengah mengembangkan ayam lokal Indonesia
generasi keempat yang ditargetkan menjadi rumpun baru ayam lokal, melengkapi keberhasilan inovasi sebelumnya seperti rumput Gama Umami dan kacang Ratu BW.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyampaikan apresiasinya terhadap beragam inovasi Fapet UGM yang dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Ova menegaskan pentingnya peran pangan fungsional asal ternak seperti susu, telur, dan daging dalam meningkatkan kesehatan, daya tahan tubuh, dan fungsi kognitif manusia.
“(Riset semacam) ini juga mempunyai dampak-dampak nyata dapat kita banggakan, seperti inovasi kolagen dari kulit domba Garut yang katanya juga mencegah hipertensi,” kata Ova dalam sambutannya. Ia menilai, inovasi tersebut sejalan dengan kesadaran baru pascapandemi tentang pentingnya pangan yang bukan sekadar mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan.
Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan sejumlah kolaborasi riset yang telah dijalin Fapet UGM dengan berbagai mitra industri dan lembaga internasional, termasuk dalam proyek “Enhancing Sustainable and Green Leather Technology in Indonesia” bersama sepuluh institusi mitra dari Eropa dan Indonesia. Menurutnya, kerja sama itu menjadi bagian dari strategi fakultas membentuk Pusat Unggulan Teknologi Kulit Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan.
Rapat Senat Terbuka, Dies Natalis ke-56 Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM). Foto: Arif Ut/Pandangan Jogja
Hingga kini, Fapet UGM masih terus mengembangkan beragam produk pangan olahan hasil peternakan seperti susu pasteurisasi (FapetMilk) dan yogurt (FapetYogurt). Selain itu, ada juga telur omega-3 dari ayam cage-free yang telah mendapatkan sertifikasi internasional dari Humane Farm Animal Care yang berbasis di Amerika Serikat. Melalui inovasi tersebut, Fapet UGM berupaya memperkuat peran peternakan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui inovasi pangan fungsional asal ternak dan peningkatan kualitas SDM, kita berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Budi.
Trending Now