Konten Media Partner
Jembatan Kewek Jogja Akan Diperbaiki Tahun Depan, Pakai Dana APBN Rp19 Miliar
4 Desember 2025 18:21 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Jembatan Kewek Jogja Akan Diperbaiki Tahun Depan, Pakai Dana APBN Rp19 Miliar
Jembatan Kewek, Yogyakarta, yang kini dalam kondisi kritis direncanakan untuk diperbaiki tahun depan menggunakan dana APBN sebesar Rp19 miliar. #publisherstory #pandanganjogja Pandangan Jogja

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disebut telah menyetujui pendanaan sebesar Rp19 miliar dari APBN untuk perbaikan Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjelaskan bahwa seluruh proses perbaikan memerlukan dasar anggaran yang jelas, termasuk pengajuan ke pemerintah pusat.
βSemua pakai dasar anggaran. Sementara diperbaiki dalam konteks tidak membahayakan untuk kemungkinan tanah longsor atau makin turun karena hujan itu yang akan dilakukan. Kami minta APBN, Departemen ( Kementerian PUPR) untuk bisa membiayai,β kata Sultan HB X di Balai Kota Yogyakarta usai pertemuannya dengan Wali Kota Yogyakarta, Kamis (4/12).
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan anggaran tersebut direncanakan masuk dalam alokasi tahun 2026 oleh Kementerian PUPR. Ia menyebut Pemkot Yogyakarta terus menjaga komunikasi intensif terkait perbaikan jembatan yang menghubungkan Kotabaru dengan Malioboro itu.
βKita intens komunikasi, rapat dengan pemerintah pusat dan Alhamdulillah sudah disanggupi dari Kementerian PU Pusat itu senilai Rp19 miliar itu untuk dianggarkan, dialokasikan di tahun 2026 itu,β ujar Hasto.
Pemkot Yogyakarta menegaskan bahwa kondisi Jembatan Kewek kini berada pada situasi yang mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan cepat. Sejumlah langkah darurat telah disiapkan sambil menunggu proses perbaikan jangka panjang.
βYa, arahan usaha dalem tadi sudah jelas ya bahwa jembatan KW itu kita harus segera berbuat. Yang sekarang itu kan jembatan KW ini patah, di ujungnya ada patah, geser tiga, terbuka tiga senti, turun sepuluh senti. Sampai di bawahnya itu juga unblock gitu,β kata Hasto.
Meski akan dibangun ulang, pemerintah memastikan nilai historis Jembatan Kewek tetap dipertahankan. Dokumentasi dan penanda sejarahnya akan dijaga sebagai bagian dari kaitannya dengan Sultan HB VIII.
βNah, saya kira dalam jangka panjangnya seperti itu yang kita kerjakan untuk Jembatan Kewek ini. Dan satu catatan bahwa Jembatan Kewek ini kan ada nilai historis yang harus dipertahankan,β ujarnya.
Hasto menyampaikan bahwa kapasitas jembatan kini hanya tersisa 20β30 persen. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan sebagai langkah awal, dan rencananya akan dimulai pada 10 Desember mendatang.
