Konten Media Partner
Journey Within: Kemewahan di Momen Berhenti Sejenak ala Garrya Bianti Yogya
25 September 2025 14:20 WIB
·
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Journey Within: Kemewahan di Momen Berhenti Sejenak ala Garrya Bianti Yogya
Kemewahan sejati kini bukan lagi tentang berlimpah materi. Melainkan sebuah ruang untuk berhenti sejenak, bernafas, dan kembali pada diri sendiri. #publisherstory #pandanganjogjaPandangan Jogja

Dunia berjalan dengan sangat cepat dan penuh distraksi. Hingga terkadang kita lupa untuk melihat eksistensi diri. Kemewahan sejati kini bukan lagi tentang berlimpah materi. Melainkan sebuah ruang untuk berhenti sejenak, bernapas, dan kembali pada diri sendiri.
Terletak di tepian Sungai Denggung, Sleman, Garrya Bianti Yogyakarta menghadirkan filosofi tersebut. Salah satu brand portofolio dari Banyan Group ini memberikan ketenangan diri dan keheningan yang menjadi harta paling diperlukan. Di sini, waktu akan berjalan lebih lambat dan tamu diajak untuk lebih mendengarkan suara dari dalam diri.
Gaya arsitektur yang sangat lekat dengan filosofi budaya Jawa, memadukan nilai kontemplasi Candi Sukuh dan hangatnya nuansa terakota khas Kotagede. Akarnya tetap pada tradisi Jawa, namun sentuhan kontemporer nan elegan tetap terasa.
Garrya Bianti Yogyakarta memang didesain untuk memberikan ketenangan alami dan mengundang tamu untuk masuk ke dunia yang lebih mindful. Semuanya hadir tanpa dipaksakan, mengalir begitu saja. Perjalanan batin tamu menjadi hal yang benar-benar diperhatikan oleh setiap elemen yang ada di hotel bintang 5 Jogja ini.
Mengawali pagi dengan desiran angin yang menelisik melalui pepohonan dan suara aliran sungai yang menenangkan jiwa. Suasananya sangat cocok bagi pemulihan. Di Riverside Deck, sesi sound healing dan yoga dengan iringan instrumen musik etnik membantu meleburkan penat kehidupan urban. Sementara di 8lements Spa, ritual-ritual yang terinspirasi dari Asia menyehatkan tubuh sekaligus menenangkan jiwa.
Executive Chef Garrya Bianti Yogyakarta, Edy Rakhmat, menghadirkan bahan-bahan segar lokal berkualitas yang diolah menjadi sajian penuh makna di Refresh All-day Dining. Inilah upaya untuk menutrisi tubuh dari alam.
Bahkan ritual sederhana seperti membaca buku, menulis jurnal sambil menyeruput kopi atau wellbeing drink di Kopi Zop bisa menjadi sebuah aktivitas refleksi diri. Atau pilihan untuk berjalan tanpa alas kaki di area hotel yang lekat dengan suasana alam, merasakan dan memandangi matahari yang perlahan tenggelam di sore hari, semuanya menjelma menjadi wujud kemewahan dalam kesunyian.
Di luar agenda resort, keberlanjutan menjadi bagian dari perjalanan. Tamu akan diajak untuk menjelajah bersepeda di area barat Yogyakarta, tepatnya di Nanggulan. Di sana tamu akan menemukan keaslian interaksi dengan masyarakat desa sembari menikmati keindahan barisan bukit. Dari belajar membuat tempe di rumah sederhana Mbah Yem, mencicipi jamu segar racikan Mbak Indah, hingga menyaksikan tradisi pembuatan keris di rumah Ki Empu Sungkowo Harumbrojo. Merayakan hidup melalui kegiatan yang berakar pada budaya, masyarakat, dan lingkungan.
“Lebih dari sekadar destinasi, Garrya Bianti Yogyakarta menawarkan cara hidup yang selaras dengan alam, lingkungan, dan masyarakat,” ungkap General Manager Garrya Bianti, Ridwan Heriyadi.
Menurutnya, Inilah saatnya untuk kembali melambat, terhubung dengan diri, dan memulai journey within.
