Konten Media Partner

Kemenag DIY Usulkan Embarkasi Haji Berbasis Hotel, Didukung Penuh DPR

12 Juli 2025 11:51 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Kemenag DIY Usulkan Embarkasi Haji Berbasis Hotel, Didukung Penuh DPR
Skema embarkasi berbasis hotel ini menjadi solusi sementara sembari menunggu pembangunan asrama haji DIY di Kulon Progo rampung. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Rapat Koordinasi dalam Rangka Kunjungan Spesifik Pengawasan oleh Komisi VIII DPR RI terhadap Persiapan Embarkasi Haji Daerah Istimewa Yogyakarta di Hotel Novotel Yogyakarta International Airport Kulon Progo, Jumat (11/7). Foto: Kemenag DIY
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Koordinasi dalam Rangka Kunjungan Spesifik Pengawasan oleh Komisi VIII DPR RI terhadap Persiapan Embarkasi Haji Daerah Istimewa Yogyakarta di Hotel Novotel Yogyakarta International Airport Kulon Progo, Jumat (11/7). Foto: Kemenag DIY
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusulkan skema Embarkasi Haji Berbasis Hotel sebagai solusi sementara sebelum Asrama Haji DIY di Kulon Progo selesai dibangun. Usulan ini telah mendapat dukungan penuh dari Komisi VIII DPR RI.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Muhammad Bahiej, menyampaikan bahwa Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sudah siap melayani penerbangan langsung ke Jeddah. Sejumlah hotel di sekitar YIA juga telah melalui proses visitasi dan dinyatakan layak oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
β€œHotel-hotel sekitar YIA bahkan lebih unggul dari beberapa asrama haji di Indonesia. Ini bisa menjadi solusi jangka pendek yang lebih realistis,” kata Bahiej saat menerima kunjungan Komisi VIII DPR RI, Jumat (11/7).
Dalam skema ini, jemaah akan menginap di hotel sekitar bandara sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Puskesmas Temon I, sementara proses imigrasi dan bea cukai ditangani langsung di Bandara YIA. Jarak hotel ke bandara yang hanya sekitar lima menit dinilai mempercepat alur layanan.
Suasana di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo, DI Yogyakarta. Foto: kumparan/Melly Meiliani
Bahiej menyebut konsep ini sebagai β€œbid’ah hasanah”, yakni inovasi baru yang membawa kemaslahatan dalam pelayanan haji tanpa harus menunggu infrastruktur asrama rampung.
β€œPelayanan bisa dimulai lebih cepat. Yang penting, jemaah terlayani dari daerahnya sendiri,” tegasnya.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, menyatakan dukungan penuh terhadap skema ini. Menurutnya, DIY sudah menunjukkan kesiapan untuk melayani jemaah secara mandiri, tanpa terus bergantung pada Embarkasi Solo.
β€œKami mendukung penuh. Ini terobosan yang konkret dan menunjukkan kesiapan DIY untuk mandiri dalam pelayanan haji,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan Asrama Haji DIY di Kulon Progo tetap berjalan. Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Trending Now