Konten Media Partner

Lintang dan Ikan-ikan Sunyi: Suara Kecil dari ARTJOG Kids 2025

28 Juni 2025 15:33 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Lintang dan Ikan-ikan Sunyi: Suara Kecil dari ARTJOG Kids 2025
ARTJOG Kids jadi ruang anak-anak mengasah kepekaan sosial dan berekspresi lewat seni. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Lintang Almeira Pambudi di depan karyanya yang berjudul 'Occupied Aquazens." Foto: Arif UT
zoom-in-whitePerbesar
Lintang Almeira Pambudi di depan karyanya yang berjudul 'Occupied Aquazens." Foto: Arif UT
Lewat lukisan berisi ikan-ikan yang hidup berdampingan tapi terhalang sekat, Lintang Almeira Pambudi (13 tahun) menyampaikan keresahan tentang minimnya kepedulian sosial di sekitar kita. Karya berjudul Occupied Aquazens itu dipamerkan di ARTJOG Kids 2025 sebagai cara Lintang mengekspresikan empatinya terhadap dunia.
“Disini tuh aku merhatiin kalau sekarang orang jarang merhatiin apa yang ada di sekitar mereka. Jadi, ini tentang bagaimana orang-orang nggak merhatiin apa yang di sekitar mereka. ” ujar Lintang saat diwawancarai di sela pameran, Jumat (20/6).
Lintang menambahkan bahwa ia menggunakan karakter ikan dalam lukisannya karena memiliki kedekatan personal dengan hewan tersebut. Sejak kecil, ia gemar memelihara ikan, meski beberapa kali gagal. Rasa bersalah itu ia ubah menjadi bentuk penghormatan dalam karya-karyanya yang kerap menggunakan simbol ikan.
Lintang Almeira Pambudi saat ini duduk di bangku kelas 8 naik kelas 9 di SMP di Jogja Montessori Secondary School (JMMS). Ia mulai menggambar sejak kecil setelah melihat ilustrasi karya ibunya yang merupakan seorang desainer. Ketertarikannya pada seni rupa berkembang saat duduk di kelas 6 SD. Saat itu, Lintang mulai melukis dan mencoba mengikuti ARTJOG, meski karyanya belum lolos kurasi.
Hingga pada ARTJOG 2024, ia berhasil menampilkan karya lukis pertamanya di ARTJOG Kids. Tahun ini, Occupied Aquazens menjadi karya keduanya yang dipamerkan dalam ajang yang sama. Tahun ini juga menandai keikutsertaan terakhir Lintang di ARTJOG Kids sebagai seniman kategori anak/remaja. Lintang mengaku senang bisa menutup masa keikutsertaannya di ARTJOG Kids dengan karya lukisnya.
“Happy banget, apalagi udah dua kali ikut ARTJOG. Ini pengalaman yang membahagiakan. Ini terakhir kalinya aku ikut di kategori ARTJOG Kids, jadi terima kasih banget buat ARTJOG,” ucapnya.
Karya instalasi dari barang bekas di ARTJOG Kids 2025. Foto: Arif UT
ARTJOG Kids 2025 digelar sebagai bagian dari ARTJOG 2025 di Jogja National Museum. Tahun ini, program ini menampilkan karya dari 44 seniman anak dan remaja, serta proyek utama REcycle–EXPerience karya Evan Driyananda dan Attina Nuraini. Pameran berlangsung mulai 20 Juni hingga 31 Agustus 2025 dan terbuka untuk publik. Tiket masuk seharga Rp50.000 untuk anak usia 6–15 tahun dan Rp80.000 untuk dewasa.
ARTJOG Kids diakui oleh Heri Pemad, CEO ARTJOG, menjadi ruang tumbuh yang penting—bukan sekadar pameran, melainkan wahana pembentukan empati dan kesadaran sosial sejak dini.
"Di tangan anak-anak seperti Lintang, seni menjadi bahasa kepekaan yang jujur dan dalam," kata Heri Pemad.
Trending Now