Konten Media Partner
Penumpang KRL Jogja-Solo Melonjak, Kesiapan Transportasi Diuji Jelang Liburan
26 November 2025 18:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Penumpang KRL Jogja-Solo Melonjak, Kesiapan Transportasi Diuji Jelang Liburan
Jumlah penumpang KRL Jogja–Solo pada semester I 2025 sudah mencapai 4,4 juta penumpang, melampaui total penumpang sepanjang 2024. #publisherstory #pandanganjogja Pandangan Jogja

Menjelang libur akhir tahun, pergerakan masyarakat di wilayah Jogja–Solo terus meningkat. Tren tersebut terlihat dari padatnya kunjungan ke lokasi wisata, pusat kuliner, serta museum dan ruang budaya di sejumlah titik.
Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan, sepanjang 2024 KRL Jogja–Solo mencatat 3.764.314 penumpang. Namun dalam enam bulan pertama 2025, jumlah pengguna sudah mencapai 4.413.690 penumpang, melewati total penumpang setahun penuh sebelumnya.
Angka tersebut menggambarkan perubahan pola perjalanan masyarakat dari kebutuhan komuter harian hingga aktivitas liburan akhir tahun.
Kebutuhan Last-Mile Transportasi Meningkat
Kenaikan mobilitas membuat kebutuhan transportasi penghubung dari dan menuju stasiun semakin besar. Pengguna yang bepergian untuk bekerja, belajar, maupun berwisata membutuhkan akses perjalanan yang lebih praktis, terutama pada jam sibuk dan masa liburan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, sejumlah penyedia layanan transportasi memperbarui fitur perjalanan. Salah satu pembaruan yang digunakan banyak pengguna adalah integrasi layanan dalam kota dengan rute antarkota melalui GoTransit, yang menghubungkan perjalanan GoCar dengan jadwal KRL dalam satu pemesanan.
Area Head Gojek Yogyakarta, Arfiansyah Arfi, menyampaikan bahwa pembaruan ini membantu pengguna mengatur perjalanan antarkota tanpa harus berpindah aplikasi.
“Ini benar-benar memberikan kemudahan bagi para pengguna dari Jogja ke Solo ataupun juga dari Solo ke Jogja sehingga perjalannya lebih praktis,” ujarnya.
Rekomendasi Destinasi untuk Libur Akhir Tahun
Di sisi lain, meningkatnya minat perjalanan mendorong penyedia aplikasi transportasi menyediakan informasi yang lebih terkurasi. Gojek, misalnya, merilis fitur Rekomendasi Destinasi yang memuat daftar tempat wisata, kuliner, dan pusat belanja di lima kota, termasuk Yogyakarta. Kurasi dibuat berdasarkan tren perjalanan yang tercatat di platform selama periode liburan.
Head of Corporate Affairs Central West Java Gojek, Guntur Arbiansyah, menjelaskan bahwa fitur ini ditujukan bagi pengguna yang ingin merencanakan rencana liburan secara lebih mudah.
“Rekomendasi Destinasi di aplikasi Gojek kami rancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menikmati momen libur akhir tahun dengan mudah, nyaman, dan seru,” ujarnya.
Kesiapan Wilayah Jogja–Solo Menghadapi Lonjakan Wisatawan
Pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi peningkatan wisatawan di periode libur panjang. Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyambut baik kehadiran layanan yang mempermudah mobilitas tamu dari luar kota maupun wisatawan muda yang mengandalkan transportasi daring.
“Kami sangat mengapresiasi karena tidak hanya mengenalkan tempat-tempat wisata di kota Solo tetapi juga bagaimana kepraktisan kemudahan untuk para tamu,” kata Astrid.
Dengan pertumbuhan penumpang KRL dan meningkatnya aktivitas perjalanan, kebutuhan terhadap layanan transportasi terintegrasi diperkirakan akan terus meningkat selama periode liburan akhir tahun.
