Konten Media Partner

Raih Prestasi Terbanyak Nasional, SD di Sleman Ini sampai Kehabisan Ruang Piala

7 Januari 2026 16:32 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Raih Prestasi Terbanyak Nasional, SD di Sleman Ini sampai Kehabisan Ruang Piala
SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman meraih peringkat 1 nasional dengan jumlah prestasi siswa terbanyak versi Puspresnas. #publisherstory #pandanganjogja
Pandangan Jogja
SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman, peraih peringkat 1 SD dengan jumlah prestasi siswa terbanyak tahun 2025 versi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
zoom-in-whitePerbesar
SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman, peraih peringkat 1 SD dengan jumlah prestasi siswa terbanyak tahun 2025 versi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
SD Muhammadiyah Condongcatur, Sleman, meraih peringkat 1 nasional dengan jumlah prestasi terbanyak di Indonesia versi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Sebanyak 523 prestasi tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Puspresnas.
Pantauan Pandangan Jogja saat mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (6/1), piala dan piagam prestasi terlihat dipajang di berbagai sudut bangunan sekolah yang terdiri dari tiga lantai, mulai dari area lobi, perpustakaan, hingga sepanjang tangga.
Selain koleksi buku, perpustakaan sekolah juga dilengkapi dengan kelir, wayang, serta koleksi batik yang digunakan sebagai media pembelajaran.
Piala siswa yang dipajang di SD Muhammadiyah Condongcatur, Sleman. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Hubungan Masyarakat SD Muhammadiyah Condongcatur, Imam Khoirudin, mengatakan bahwa jumlah prestasi tersebut merupakan akumulasi capaian selama tiga tahun yang telah lolos proses kurasi Puspresnas. Ia menyebut pengajuan data prestasi ke Puspresnas juga melibatkan orang tua siswa dan melalui proses panjang.
β€œJadi istilahnya kita itu tinggal memanen saja karena itu prosesnya lama,” kata Imam ditemui Pandangan Jogja di kantornya, Selasa (6/1).
β€œPiala yang dipajang itu adalah sebagiannya. Di dekat perpus lemarinya sudah penuh kita bingung mau naruh di mana,” tambahnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Hubungan Masyarakat SD Muhammadiyah Condongcatur, Imam Khoirudin. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Imam menjelaskan, pihak sekolah juga mendatangkan praktisi hingga dosen sebagai pelatih saat mempersiapkan siswa mengikuti perlombaan. Pembinaan dilakukan jauh sebelum pelaksanaan lomba.
β€œSekolah mencari informasi terkait lomba-lomba yang bisa diikuti oleh semua siswa, lomba yang sifatnya massal ini juga lolos kurasi Puspresnas. Jadi tidak semua siswanya yang juara dari SD Muhammadiyah Condongcatur itu-itu aja, tidak,” kata Imam.
β€œKita punya tim, awal semester kita bentuk tim. Ada lomba yang sifatnya insidental, satu bulan sebelumnya akan ada pembinaan. MTQ, olimpiade kita mendatangkan profesional, ahli,” ujarnya.
Piala siswa yang dipajang di SD Muhammadiyah Condongcatur, Sleman. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti
Dari sisi sumber daya pendidik, Imam menyebut sebagian besar guru tetap di sekolah tersebut telah menempuh pendidikan magister, dan sebagian lainnya sedang menjalani pendidikan doktoral.
β€œGuru tetapnya ada 43, 21 guru itu S2, ada 1 doktor dan 2 calon doktor,” kata Imam.
Trending Now