Konten Media Partner
Toko Sepeda Adi Mitra Bercerita: Dua Dekade Merawat Budaya Gowes di Jogja
17 Oktober 2025 12:50 WIB
·
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Toko Sepeda Adi Mitra Bercerita: Dua Dekade Merawat Budaya Gowes di Jogja
Toko Sepeda Adi Mitra hadir di Jogja sejak awal 2000-an sebagai dealer resmi Polygon. Tak sekadar jual sepeda, tapi juga rawat budaya gowes lintas generasi. #pandanganjogja #publisherstory Pandangan Jogja

Yogyakarta dikenal sebagai salah satu kota dengan komunitas pesepeda yang aktif. Di tengah tingginya minat bersepeda itu, toko sepeda Adi Mitra hadir di Yogyakarta sebagai dealer resmi Polygon sejak awal 2000-an. Tidak hanya menjual sepeda, toko ini juga menyediakan berbagai perlengkapan bersepeda hingga layanan perawatan dan kustomisasi bagi pelanggannya.
Menurut pemilik toko Adi Mitra, Sony Oktaman Halim, pihaknya sejak awal berupaya agar budaya bersepeda dapat diakses oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa lintas generasi.
“Mulai dari pembelian sepeda jadi, kemudian maintenance, servis, hingga orang yang ingin customize. Kita juga ada layanan namanya Bike Spa. Jadi, sepeda ini dibersihkan, dilumasi ulang sesuai kebutuhan, dan dibikin siap pakai lagi dengan kondisi sudah cantik,” ujarnya kepada Pandangan Jogja, pada Rabu (24/9).
Sebagai dealer resmi Polygon sejak awal berdiri, Adi Mitra menjadi bagian dari perjalanan merek lokal yang kini mendunia. Polygon terus berinovasi menghadirkan puluhan tipe sepeda setiap tahun, mulai dari city bike, road bike, mountain bike, gravel bike, hingga push bike.
“Itu kan brand milik Indonesia, improve terus, semakin advance bahkan sudah bisa mengikuti perkembangan sepeda-sepeda kelas dunia. Itu bagi saya sangat berharga untuk menjadi bagian dari keluarga besar Polygon,” kata Sony.
Jenis sepeda yang ditawarkan pun beragam, mulai dari sepeda anak-anak, dewasa, sepeda lipat, hingga seri profesional. Model yang paling laris seperti city bike dan sepeda anak biasanya dibanderol Rp2–3 jutaan. Selain itu, ada juga seri sepeda dengan teknologi terkini seperti pedal assist dan smart cyclocomp yang dapat memantau detak jantung serta data bersepeda lainnya.
Selain sepeda, semua kebutuhan pesepeda lainnya juga tersedia di toko ini, mulai dari spare part, jersey, helm, kacamata, sepatu, hingga layanan custom. Pelanggan yang membeli suku cadang juga mendapat fasilitas pemasangan gratis.
Lebih dari sekadar jual beli, hubungan personal dengan pelanggan menjadi ciri khas Adi Mitra. Beberapa pelanggan bahkan datang kembali bertahun-tahun kemudian untuk membelikan sepeda bagi anak mereka.
“Ada yang dulu beli waktu SMP, sekarang sudah punya anak dan balik lagi ke sini. Membelikan anak sepeda, itu saya paling senang lihat. Anak senang, dicoba di depan, itu pemandangan yang enggak bisa diungkapkan,” ungkap Sony.
Bagi Sony, bersepeda bukan sekadar hobi atau olahraga, tetapi bagian dari keseharian yang mempererat hubungan antarmanusia. Melalui motto sederhana, “Bicycle, People”, ia berharap Toko Sepeda Adi Mitra bisa terus menjadi ruang yang menghidupkan budaya gowes di Yogyakarta dari generasi ke generasi.
Toko Adi Mitra bisa kamu kunjungi di Jl. Mayjend Sutoyo No.9, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Toko ini buka setiap hari: Senin–Sabtu pukul 09.00–17.30 WIB, dan Minggu pukul 10.00–14.30 WIB.
